Pemerintah Siapkan Lelang SUN Besok Dengan Target Dana Rp33 Triliun

Senin, 19 Januari 2026 | 13:47:52 WIB
Pemerintah Siapkan Lelang SUN Besok Dengan Target Dana Rp33 Triliun

JAKARTA - Kegiatan lelang Surat Utang Negara (SUN) kembali menjadi sorotan investor dan pelaku pasar menjelang 20 Januari 2026. 

Pemerintah, melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, akan menggelar lelang SUN dengan target indikatif mencapai Rp33 triliun. 

Lelang ini menjadi salah satu mekanisme penting pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN 2026 sekaligus menjaga likuiditas pasar keuangan.

Menurut pengumuman resmi dari DJPPR, lelang kali ini mencakup sembilan seri SUN, yang terdiri dari tiga seri bertenor pendek dan enam seri obligasi dengan tenor panjang. Strategi ini memungkinkan pemerintah untuk menyeimbangkan kebutuhan pendanaan jangka pendek maupun jangka panjang.

Seri SUN Bertenor Pendek

Tiga seri SUN bertenor pendek yang dilelang pemerintah antara lain: SPN01260221 (New Issuance), SPN12260423 (Reopening), dan SPN12270107 (Reopening). Masing-masing menawarkan tenor satu bulan, tiga bulan, dan 12 bulan, dengan imbal hasil berbasis diskonto. 

Seri ini umumnya menjadi pilihan bagi investor yang mengutamakan likuiditas cepat dan risiko lebih rendah, karena jangka waktu penempatan relatif singkat.

Seri SUN Bertenor Panjang

Sementara itu, enam seri lainnya memiliki tenor lebih dari lima tahun: FR0109 (Reopening), FR0108 (Reopening), FR0106 (Reopening), FR0107 (Reopening), FR0102 (Reopening), dan FR0105 (Reopening).

FR0109 memiliki jatuh tempo terpendek di seri obligasi, yakni 15 Maret 2031, dengan imbal hasil 5,87%.

FR0105 memiliki jatuh tempo terpanjang pada 15 Juli 2064, menawarkan kupon sebesar 6,87%.

Produk dengan kupon tertinggi justru dipegang FR0106 dan FR0107, masing-masing 7,125%, jatuh tempo pada 15 Agustus 2040 dan 15 Agustus 2045.

FR0108 dan FR0102 menawarkan imbal hasil 6,50% dan 6,87%, dengan jatuh tempo pada 15 April 2036 dan 15 Juli 2054.

Dengan struktur ini, pemerintah menyediakan pilihan beragam bagi investor, mulai dari risiko rendah hingga potensi pengembalian lebih tinggi dalam jangka panjang.

Target Lelang dan Mekanisme

Target indikatif lelang SUN ditetapkan Rp33 triliun, dengan target maksimal 150% dari jumlah tersebut. Lelang besok akan berlangsung menggunakan sistem pelelangan elektronik yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, bersifat terbuka, dan menggunakan metode harga beragam.

Investor yang ingin berpartisipasi dapat melakukannya secara individu maupun institusi, dengan penawaran disampaikan melalui dealer utama yang telah disetujui Kemenkeu. Beberapa dealer utama yang tercatat antara lain PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Permata Tbk., serta sejumlah perbankan dan sekuritas lainnya di Tanah Air.

Peran Lelang SUN dalam APBN 2026

Lelang SUN ini memiliki tujuan strategis dalam memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2026. Penerbitan SUN menjadi instrumen penting untuk mendukungbelanja pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur, subsidi, dan program-program sosial. 

Selain itu, lelang juga berfungsi untuk menstabilkan pasar keuangan dan menjaga tingkat suku bunga agar tetap sesuai dengan kebijakan moneter Bank Indonesia.

Fenomena ini menunjukkan betapa pemerintah dan pasar keuangan saling bergantung dalam menjaga keseimbangan fiskal dan stabilitas ekonomi. Tingginya minat investor terhadap SUN mencerminkan kepercayaan pasar terhadap instrumen surat utang pemerintah, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

Kenapa Investor Memilih SUN?
Investor memilih SUN karena beberapa faktor: keamanan modal karena dijamin pemerintah, likuiditas tinggi terutama untuk seri bertenor pendek, serta tingkat pengembalian yang kompetitif untuk seri tenor panjang. Imbal hasil variatif dari masing-masing seri memungkinkan investor menyesuaikan portofolio sesuai kebutuhan risiko dan jangka waktu investasi.

Prosedur Penawaran dan Dealer Utama

Penting bagi investor untuk memahami mekanisme lelang. Semua penawaran harus melalui dealer utama. Dealer bertindak sebagai perantara resmi yang memastikan penawaran masuk sesuai prosedur. Sistem pelelangan terbuka dan harga beragam memastikan transparansi, sehingga semua peserta mendapat kesempatan yang sama.

Lelang SUN besok merupakan salah satu agenda keuangan penting yang tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan pemerintah tetapi juga menjadi indikator dinamika pasar modal domestik. 

Target Rp33 triliun menandai skala lelang yang besar, dengan berbagai seri yang memenuhi kebutuhan investor beragam. Dengan persiapan dan pemahaman mekanisme lelang, baik investor individu maupun institusi dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengoptimalkan portofolio investasi mereka.

Dengan demikian, kegiatan lelang SUN bukan sekadar rutinitas fiskal, tetapi juga mencerminkan sinergi antara pemerintah, pasar modal, dan masyarakat luas dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di awal 2026.

Terkini