Harga BBM Terbaru 2 Februari 2026, Cek Daftar Lengkapnya Di Sini

Senin, 02 Februari 2026 | 11:33:38 WIB
Harga BBM Terbaru 2 Februari 2026, Cek Daftar Lengkapnya Di Sini

JAKARTA - Memasuki awal bulan Februari 2026, masyarakat Indonesia mendapatkan kabar positif terkait penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah merek besar. 

Langkah ini menjadi angin segar bagi para konsumen, khususnya pengguna kendaraan pribadi dan angkutan umum yang selama ini merasakan tekanan akibat fluktuasi harga energi. 

Penyesuaian harga ini bukan hanya sekadar respons pasar, melainkan bagian dari strategi menjaga keseimbangan kebutuhan nasional dan daya beli masyarakat di tengah situasi global yang masih penuh ketidakpastian.

Perubahan harga BBM yang dilakukan oleh Pertamina, Shell, BP, dan Vivo berlaku mulai 1 Februari 2026. Penurunan harga ini sejalan dengan tren harga minyak dunia yang mengalami koreksi serta kebijakan pemerintah yang terus memantau harga energi agar tetap terjangkau. 

Dengan begitu, masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk mengurangi beban pengeluaran, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi yang lebih produktif.

Strategi Perusahaan Energi dalam Penyesuaian Harga

Penurunan harga BBM ini juga mencerminkan strategi adaptif dari perusahaan penyedia bahan bakar untuk tetap kompetitif di pasar Indonesia. Pertamina, sebagai perusahaan BUMN, memiliki peran vital dalam memastikan ketersediaan energi dengan harga yang wajar. 

Begitu pula dengan Shell, BP, dan Vivo yang terus berupaya menyesuaikan harga agar sesuai dengan kondisi pasar dan kebutuhan konsumen.

Setiap perusahaan mengambil langkah strategis berdasarkan analisis pasar global dan domestik, serta mempertimbangkan biaya produksi, distribusi, dan pajak.

Penyesuaian harga yang dilakukan secara serentak menunjukkan adanya koordinasi pasar yang cukup baik di sektor energi, yang pada akhirnya memberikan keuntungan bagi konsumen.

Manfaat Penurunan Harga BBM bagi Konsumen dan Ekonomi

Penurunan harga BBM secara langsung berdampak pada pengurangan biaya transportasi bagi masyarakat. Dengan harga bahan bakar yang lebih terjangkau, para pengendara kendaraan pribadi maupun angkutan umum dapat menghemat pengeluaran bulanan mereka. 

Selain itu, sektor bisnis yang sangat bergantung pada transportasi barang juga mendapat manfaat signifikan, sehingga harga barang bisa lebih stabil dan tidak melonjak tajam.

Lebih jauh lagi, penurunan harga BBM ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. 

Mobilitas yang meningkat akan memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang aktivitas ekonomi baru. Sektor pariwisata dan perdagangan pun berpotensi tumbuh seiring kemudahan akses dan pengurangan biaya transportasi.

Konsumen Didorong Memilih BBM yang Tepat Sesuai Kebutuhan

Meskipun harga BBM mengalami penurunan, konsumen diimbau untuk tetap bijak dalam memilih jenis bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan kendaraannya. BBM dengan kadar oktan berbeda akan memengaruhi performa mesin dan efisiensi bahan bakar. 

Misalnya, BBM dengan oktan standar cocok untuk kendaraan sehari-hari dengan konsumsi yang efisien, sedangkan BBM dengan oktan tinggi direkomendasikan untuk kendaraan berperforma tinggi.

Memahami karakteristik BBM dan kendaraan yang digunakan juga membantu mengoptimalkan konsumsi bahan bakar, sehingga tidak hanya hemat biaya tetapi juga menjaga kondisi mesin kendaraan agar tetap prima dan tahan lama.

Kewaspadaan dan Pantauan Terhadap Perubahan Harga BBM

Harga BBM yang bersifat dinamis menuntut konsumen untuk selalu mengikuti perkembangan informasi resmi dari perusahaan penyedia dan pemerintah. 

Penyesuaian harga bisa terjadi sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar minyak dunia, kebijakan pemerintah terkait subsidi dan pajak, serta faktor ekonomi lainnya. Oleh karena itu, konsumen diharapkan lebih cermat dalam merencanakan pengeluaran dan memilih waktu pembelian BBM yang tepat.

Pemantauan harga yang teliti akan membantu masyarakat mendapatkan harga terbaik dan menghindari pembelian pada saat harga mengalami kenaikan mendadak. Selain itu, pemerintah dan perusahaan juga diharapkan terus memberikan informasi yang transparan agar konsumen dapat membuat keputusan berdasarkan data yang valid.

Harga BBM Mulai 1 Februari 2026

Berikut daftar harga BBM terbaru dari beberapa merek besar yang berlaku mulai 1 Februari 2026:

Pertamina

Solar Subsidi (CN 48): Rp6.800 per liter

Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter

Pertamax (RON 92): Rp11.800 per liter

Pertamax Green (RON 95): Rp12.450 per liter

Pertamax Turbo (RON 98): Rp12.700 per liter

Dexlite (CN 51): Rp13.250 per liter

Pertamina DEX (CN 53): Rp13.500 per liter

Shell

Shell Super: Rp12.050 per liter (turun dari Rp12.700)

Shell V-Power: Rp12.500 per liter (turun dari Rp13.190)

Shell V-Power Diesel: Rp13.600 per liter (turun dari Rp13.860)

Shell V-Power Nitro+: Rp12.720 per liter (turun dari Rp13.480)

BP Indonesia

BP 92: Rp12.050 per liter (turun dari Rp12.500)

BP Ultimate: Rp12.500 per liter (turun dari Rp13.190)

BP Ultimate Diesel: Rp13.600 per liter (turun dari Rp13.860)

Vivo

Revvo 92: Rp12.050 per liter

Diesel Primus Plus: Rp13.600 per liter

Revvo 95: Rp12.500 per liter (tersedia kembali setelah stok habis)

Penurunan harga BBM ini tentunya membawa banyak harapan bagi masyarakat Indonesia. Dengan harga bahan bakar yang lebih terjangkau, mobilitas dan aktivitas ekonomi di berbagai sektor diharapkan dapat meningkat. 

Namun demikian, konsumen tetap perlu cermat dan mengikuti perkembangan harga serta memilih BBM yang sesuai kebutuhan agar manfaat penurunan harga dapat dirasakan secara optimal.

Terkini