SEMBAKO

Update Harga Sembako Jatim Kamis 5 Februari 2026 Terbaru Hari Ini

Update Harga Sembako Jatim Kamis 5 Februari 2026 Terbaru Hari Ini
Update Harga Sembako Jatim Kamis 5 Februari 2026 Terbaru Hari Ini

JAKARTA - Pergerakan harga kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali menunjukkan dinamika yang perlu dicermati.

 Memasuki Kamis, 5 Februari 2026, sejumlah komoditas pangan utama mengalami perubahan harga dengan arah yang beragam. 

Beberapa bahan pangan strategis tercatat mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya justru menunjukkan penurunan harga. Kondisi ini menegaskan bahwa fluktuasi harga sembako masih menjadi realitas yang harus dihadapi masyarakat sehari-hari.

Pemantauan harga sembako secara rutin menjadi langkah penting, tidak hanya bagi konsumen rumah tangga, tetapi juga pelaku usaha kecil dan pedagang. 

Informasi harga yang akurat dapat membantu perencanaan belanja agar pengeluaran tetap terkendali di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Selain itu, pergerakan harga pangan juga menjadi indikator penting dalam melihat keseimbangan pasokan dan permintaan di daerah.

Gambaran Umum Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini

Sembako merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Komoditas ini mencakup beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam. 

Di luar itu, cabai juga termasuk kebutuhan dapur penting yang sangat memengaruhi pengeluaran harian.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga sembako pada Kamis, 5 Februari 2026, menunjukkan pergerakan yang bervariasi. 

Cabai rawit dan cabai keriting tercatat mengalami kenaikan harga, diikuti telur ayam ras dan daging sapi. Sebaliknya, harga daging ayam ras dan ayam kampung justru mengalami penurunan, sementara komoditas lain relatif stabil.

Daftar Harga Lengkap Sembako Jawa Timur 5 Februari 2026

Berikut adalah harga rata-rata sembako di Jawa Timur per Kamis, 5 Februari 2026:

Beras premium tercatat Rp 14.832 per kilogram, sedangkan beras medium berada di angka Rp 12.907 per kilogram. Gula kristal putih dijual dengan harga Rp 16.547 per kilogram. Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah mencapai Rp 18.754 per kilogram, minyak goreng kemasan premium Rp 20.301 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 17.551 per liter, dan Minyakita Rp 16.208 per liter.

Harga protein hewani juga menunjukkan variasi. Daging sapi paha belakang dibanderol Rp 119.750 per kilogram. Daging ayam ras dijual Rp 35.948 per kilogram, sementara daging ayam kampung berada di harga Rp 68.175 per kilogram. Telur ayam ras tercatat Rp 27.516 per kilogram dan telur ayam kampung Rp 46.006 per kilogram.

Untuk produk susu, susu kental manis merek Bendera kemasan 370 gram dijual Rp 12.407 per kaleng, sedangkan merek Indomilk Rp 12.357 per kaleng. Susu bubuk Bendera ukuran 400 gram dibanderol Rp 41.286 per dus dan Indomilk Rp 40.679 per dus.

Harga bumbu dapur juga terpantau stabil. Garam bata dijual Rp 1.807 per buah dan garam halus Rp 9.307 per kilogram. Cabai merah keriting berada di harga Rp 29.562 per kilogram, cabai merah besar Rp 27.715 per kilogram, dan cabai rawit merah mencapai Rp 73.318 per kilogram. 

Bawang merah dijual Rp 33.947 per kilogram dan bawang putih Rp 32.369 per kilogram. Sementara itu, harga gas elpiji tercatat Rp 19.820.

Komoditas Naik dan Turun Hari Ini

Berdasarkan perbandingan dengan hari sebelumnya, cabai rawit merah mengalami kenaikan sebesar Rp 2.985 atau 4,24 persen. Cabai merah keriting juga naik Rp 332 atau sekitar 1,14 persen. Telur ayam ras tercatat naik Rp 158 atau 0,58 persen, sedangkan daging sapi mengalami kenaikan tipis sebesar Rp 188 atau 0,16 persen.

Di sisi lain, harga daging ayam ras justru turun Rp 869 atau 1,26 persen. Penurunan dengan persentase yang sama juga terjadi pada daging ayam kampung. Perubahan ini mencerminkan dinamika pasokan yang berbeda-beda di setiap komoditas, tergantung kondisi produksi dan distribusi.

Faktor Penyebab Perubahan Harga Sembako

Fluktuasi harga sembako dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Salah satu faktor utama adalah keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Ketika permintaan meningkat sementara pasokan tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika pasokan melimpah dan permintaan menurun, harga dapat mengalami penurunan.

Cuaca juga menjadi faktor penting dalam menentukan harga pangan, terutama komoditas hasil pertanian. Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mengganggu proses produksi dan distribusi, sehingga memicu kelangkaan pasokan dan mendorong kenaikan harga.

Selain itu, kebijakan pemerintah seperti pengaturan impor, subsidi, pajak, dan regulasi lainnya turut memengaruhi harga sembako. Pembatasan impor atau perubahan kebijakan fiskal dapat berdampak langsung pada ketersediaan dan harga barang di pasar.

Peran Biaya Produksi dan Kondisi Ekonomi

Kenaikan biaya produksi, termasuk harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, dan upah tenaga kerja, juga berkontribusi terhadap perubahan harga sembako. Biaya distribusi yang meningkat akibat kendala logistik dapat memperbesar harga jual di tingkat konsumen.

Fluktuasi nilai tukar mata uang menjadi faktor tambahan, terutama untuk komoditas yang bergantung pada impor. 

Depresiasi mata uang lokal dapat membuat harga barang impor menjadi lebih mahal. Di sisi lain, inflasi yang tinggi juga cenderung mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok karena meningkatnya biaya barang dan jasa secara umum.

Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, gangguan transportasi, atau hambatan logistik lainnya juga dapat mengurangi pasokan di pasar, sehingga memicu kenaikan harga. Oleh karena itu, pengawasan pasar dan kebijakan yang tepat sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas harga sembako.

Perkembangan Harga Sembako Jatim

Harga sembako di Jawa Timur pada Kamis, 5 Februari 2026, menunjukkan pergerakan yang dinamis dengan kecenderungan naik pada beberapa komoditas utama. 

Cabai rawit, cabai keriting, telur ayam ras, dan daging sapi mencatat kenaikan, sementara daging ayam ras dan ayam kampung mengalami penurunan. Harga lainnya relatif stabil.

Perbedaan harga antar pasar masih mungkin terjadi karena data yang ditampilkan merupakan harga rata-rata di Jawa Timur. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga sebagai dasar pengelolaan keuangan rumah tangga yang lebih bijak di tengah fluktuasi harga pangan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index