Allianz Life

Allianz Life Nilai Produk Unitlink Masih Punya Ruang Pertumbuhan 2026

Allianz Life Nilai Produk Unitlink Masih Punya Ruang Pertumbuhan 2026
Allianz Life Nilai Produk Unitlink Masih Punya Ruang Pertumbuhan 2026

JAKARTA - Allianz Life Nilai Produk Unitlink Masih Punya Ruang Pertumbuhan Pada 2026 menjadi gambaran arah industri asuransi jiwa nasional. 

Penilaian ini muncul seiring fase konsolidasi produk pascaregulasi. PT Asuransi Allianz Life Indonesia melihat 2026 sebagai periode penting bagi pemulihan unitlink. Fokus perusahaan diarahkan pada kualitas, keberlanjutan, dan pertumbuhan yang lebih sehat.

Allianz Life menilai prospek produk unitlink masih memiliki ruang pertumbuhan pada 2026. Penilaian ini disampaikan berdasarkan evaluasi internal terhadap kondisi pasar dan regulasi.

Director and Country Chief Financial Officer Allianz Life Indonesia, Gert de Rijke, menyebut tahun 2026 sebagai fase pemantapan. Unitlink dinilai telah melewati masa penyesuaian regulasi.

Gert mengatakan unitlink memasuki tahap pertumbuhan yang lebih berkualitas. Hal ini terjadi setelah penerapan aturan Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi.

Regulasi tersebut dikenal sebagai PAYDI. Aturan PAYDI menjadi dasar perubahan struktur dan tata kelola produk unitlink.

Dampak Regulasi PAYDI Terhadap Produk Unitlink Allianz Life

Regulasi PAYDI tertuang dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5/SEOJK.05/2022. Aturan ini mengatur pengelolaan Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi.

Gert menjelaskan bahwa penerapan regulasi membawa dampak positif. Produk unitlink kini memiliki transparansi yang lebih baik.

Selain transparansi, tata kelola produk juga semakin kuat. Hal tersebut dinilai meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap unitlink.

“Dengan demikian, kami percaya hal itu dapat memperkuat kembali minat masyarakat terhadap solusi proteksi jangka panjang yang fleksibel dan disertai dengan manfaat investasi,” ungkapnya.

Menurut Gert, minat masyarakat sangat dipengaruhi oleh kejelasan manfaat produk. Transparansi menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan nasabah.

Ia menambahkan penyelarasan manfaat produk menjadi perhatian utama. Produk harus menjawab kebutuhan nyata nasabah.

Langkah tersebut dinilai mendukung perlindungan yang lebih optimal. Selain itu, hal ini membuka peluang pemulihan kinerja unitlink.

Allianz Life memandang unitlink tetap relevan dalam perencanaan keuangan. Produk ini menggabungkan perlindungan dan potensi investasi.

Kombinasi tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan jangka panjang. Terutama bagi nasabah dengan perencanaan keuangan terstruktur.

Strategi Allianz Life Dorong Pertumbuhan Unitlink Tahun 2026

Untuk mendorong kinerja unitlink, Allianz Life menyiapkan sejumlah strategi. Strategi ini dirancang agar pertumbuhan tetap berkelanjutan.

Gert menyebut pendekatan berbasis kebutuhan nasabah menjadi prioritas. Setiap solusi disesuaikan dengan tujuan finansial nasabah.

Profil risiko nasabah juga menjadi pertimbangan utama. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara proteksi dan investasi.

“Selain itu, kami juga memperluas edukasi kepada tenaga pemasar dan nasabah,” ujar Gert. Edukasi dilakukan secara berkelanjutan.

Ia mengatakan edukasi disertai komunikasi lengkap mengenai manfaat proteksi. Mekanisme investasi juga dijelaskan secara menyeluruh.

Allianz Life menilai pemahaman nasabah sangat penting. Produk yang dipahami dengan baik akan lebih berkelanjutan.

Pengembangan produk yang relevan menjadi fokus perusahaan. Produk juga dirancang agar mudah dipahami.

“Pengembangan produk yang relevan dan mudah dipahami juga menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan unitlink pada 2026,” tuturnya.

Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penjualan. Allianz Life ingin memastikan pertumbuhan berjalan sehat.

Kontribusi Premi dan Tantangan Allianz Life Tahun 2026

Lebih lanjut, Gert menyampaikan perusahaan fokus memperkuat kinerja keseluruhan. Penguatan dilakukan di seluruh lini produk.

Pengalaman nasabah menjadi perhatian utama Allianz Life. Perusahaan berupaya meningkatkan kualitas layanan.

Pemanfaatan teknologi dan data juga terus dikembangkan. Teknologi digunakan untuk menghadirkan solusi yang relevan.

Gert menyebut data membantu memahami kebutuhan nasabah. Dengan demikian, produk dapat dikembangkan lebih tepat.

Meski optimistis, Allianz Life tetap mencermati tantangan ekonomi. Dinamika pasar menjadi faktor yang diperhatikan.

Gert mengatakan kondisi ekonomi dapat memengaruhi investasi. Namun, perusahaan tetap fokus pada perlindungan jangka panjang.

Ia menegaskan Allianz Life optimistis menjaga pertumbuhan premi. Pertumbuhan diharapkan tetap berkelanjutan.

Kontribusi unitlink terhadap premi perusahaan masih dominan. Produk ini tetap menjadi penopang utama.

Gert menyampaikan kontribusi premi unitlink mencapai 74 persen. Angka tersebut berasal dari total premi 2025.

Menurutnya, data tersebut menunjukkan unitlink masih diminati. Minat nasabah menjadi indikator penting.

Allianz Life yakin strategi yang diterapkan akan berdampak positif. Unitlink diproyeksikan tumbuh lebih matang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index