SAKA Optimalkan Lapangan Ronggolawe guna Tingkatkan Produksi Migas

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:41:31 WIB
PHE-7 di Wilayah Kerja Pangkah diproyeksikan mendukung peningkatan produksi migas nasional melalui potensi produksi hingga 5.126 BOPD.

JAKARTA - PT Saka Energi Indonesia (SAKA) yang merupakan bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero) menyatakan bahwa persetujuan rencana pengembangan (plan of development/POD) Lapangan Ronggolawe PHE-7 dari SKK Migas akan mendukung strategi peningkatan produksi perusahaan.

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan SAKA Fuji Koesumadewi mengungkapkan bahwa pihaknya terus memperkuat komitmen pada kegiatan eksplorasi dan eksploitasi untuk mendukung ketahanan energi nasional.

"Persetujuan POD ini merupakan langkah penting dalam upaya SAKA mengakselerasi pengembangan sumber daya migas menjadi produksi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan," ujarnya.

Lapangan ini dijadwalkan mulai berproduksi pada akhir tahun 2029. Persetujuan tersebut didasarkan pada hasil analisis komprehensif sumur RGL-3 yang memberikan dasar teknis kuat dalam rencana pengembangan lapangan.

Pengembangan lapangan ini diproyeksikan memberikan kontribusi produksi hingga 5.126 barel minyak per hari pada masa puncak. Secara keseluruhan, lapangan tersebut memiliki sumber daya sekitar 10 juta barel minyak.

Strategi pengembangan ini melibatkan pengeboran empat sumur yang akan dihubungkan ke fasilitas produksi eksisting melalui jaringan pipa bawah laut. Proyek ini merupakan kerja sama unitisasi antara wilayah kerja Pangkah dan West Madura Offshore.

"Dalam pelaksanaannya, SAKA akan terus mengedepankan efisiensi dan efektivitas biaya maupun kegiatan operasional, dengan tetap menjunjung tinggi aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan," tambah Fuji.

Selain itu, perusahaan berkomitmen memastikan setiap proyek pengembangan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan serta masyarakat di sekitar wilayah operasional.

 

Halaman :

Terkini