Dokter Jantung Ungkap Fakta Manfaat dan Risiko Mengonsumsi Kopi

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:15:32 WIB
Ilustrasi Orang minum Kopi.

JAKARTA - Kopi sering dianggap sebagai pemicu masalah kesehatan, seperti jantung berdebar atau darah tinggi. Namun, dr. Febtusia Puspitasari, Sp.JP, FIHA, FAsCC, meluruskan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat.

Menurut dr. Febtusia, kopi hitam justru memiliki manfaat kesehatan karena kandungan antioksidannya.

"Jadi, sebenarnya kopi hitam ada benefit-nya. Pertama, antioksidan," ujar dr. Febtusia dalam sesi edukasi media yang digelar Daewoong Pharmaceutical Indonesia dan PERKI di Noble House, Jakarta pada Selasa (09/06).

Selain antioksidan, kafein dalam kopi bermanfaat untuk meningkatkan fokus dan kewaspadaan.

"Kafein itu sebenarnya efeknya apa, sih? Dia akan membuat kami lebih alert, membuat kami tidak mudah ngantuk," kata dr. Febtusia.

Namun, dr. Febtusia menekankan bahwa bagi penderita aritmia atau gangguan irama jantung, konsumsi kopi harus dibatasi, terutama saat sedang merasakan gejala jantung berdebar.

"Kopi hitam itu maksimal 3 gelas sehari masih boleh. Tapi, biasanya untuk orang yang aritmia, saya anjurkan kalau misalnya lagi berdebar, udah dulu minum kopinya, karena dia bisa meningkatkan detak jantung," ujar dr. Febtusia.

Selain kafein, dr. Febtusia mengingatkan bahwa risiko kesehatan sebenarnya lebih sering datang dari bahan tambahan seperti gula dan krimer dalam minuman kopi kekinian.

"Yang memusuhi dokter jantung adalah gulanya sama susunya," jelas dr. Febtusia.

Oleh karena itu, ia menyarankan masyarakat untuk lebih bijak dalam memperhatikan komposisi tambahan dalam secangkir kopi yang dikonsumsi sehari-hari.

Terkini