Perluas Pasar, Kredit Amar Bank Tumbuh 30,62% di Kuartal I-2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 22:53:31 WIB
PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank).

JAKARTA - PT Bank Amar Indonesia Tbk (Amar Bank) terus memperluas jangkauan bisnisnya guna mendorong pertumbuhan kredit sepanjang tahun 2026. 

Bank digital ini kini merambah pasar baru untuk memperlebar basis nasabah, terutama di segmen ritel dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

SVP Finance Amar Bank, David Wirawan, menyatakan bahwa ekspansi ke wilayah baru merupakan strategi utama untuk menjaga pertumbuhan kredit di tengah persaingan perbankan yang kian kompetitif. 

Hingga kuartal I-2026, Amar Bank mencatat kredit bruto sebesar Rp 4,16 triliun, tumbuh 30,62% secara tahunan (year on year/yoy), dengan lebih dari separuh portofolionya tersalurkan ke sektor UMKM.

"Tahun ini kami ekspansi ke kota-kota yang sebelumnya belum terpapar produk-produk Amar Bank, seperti Surabaya dan Makassar. Kami juga memperkuat branding di kota-kota tersebut untuk meningkatkan penetrasi pasar," ujar David kepada Kontan, Kamis (11/6/2026). 

Ia menambahkan bahwa peluang pertumbuhan di daerah masih sangat besar seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan di segmen ritel dan UMKM. 

Oleh karena itu, bank berupaya memperluas akses layanan digital bagi masyarakat yang belum tersentuh produk perbankan.

Strategi ekspansi ini ditopang oleh model bisnis digital berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan analisis data. 

Pendekatan ini memungkinkan proses penyaluran kredit menjadi lebih cepat dan efisien, sekaligus membantu bank dalam memitigasi risiko secara dini. 

Meskipun agresif dalam berekspansi, David menegaskan bahwa Amar Bank tetap memegang teguh prinsip kehati-hatian dalam mengelola risiko untuk menjaga kualitas aset.

Hal tersebut terbukti dengan penurunan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) yang signifikan, yakni menjadi 0,86% pada kuartal I-2026 dibandingkan 1,48% pada periode yang sama tahun lalu. 

Ke depan, Amar Bank akan terus memperkuat ekosistem dan inovasi teknologi untuk menangkap peluang dari pertumbuhan ekonomi digital serta dukungan pemerintah terhadap sektor UMKM, sembari memastikan kualitas portofolio kredit tetap terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi.

Terkini