JAKARTA - Sebanyak 2.531 wisatawan, yang terdiri dari wisatawan mancanegara maupun nusantara, tercatat mengunjungi Kepulauan Seribu untuk memanfaatkan momen libur Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.
Data dari Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu menunjukkan lonjakan kunjungan tersebut terjadi pada periode 15–16 Juni 2026.
"Libur Tahun Baru Islam menjadi waktu yang tepat bagi wisatawan untuk berwisata ke Kepulauan Seribu yang mudah dijangkau," ujar Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Fahmi Ardi Ramlan, di Jakarta, Rabu.
Para pengunjung tersebut tiba melalui beberapa dermaga utama, yakni Dermaga Baywalk, Tanjung Pasir, Muara Angke, dan Sunda Kelapa, menggunakan berbagai transportasi laut yang telah disiapkan menuju pulau-pulau destinasi. T
ercatat sebanyak 25 orang merupakan wisatawan mancanegara, sementara 2.506 lainnya adalah wisatawan nusantara.
Fahmi menambahkan bahwa jarak yang relatif dekat dari pusat kota Jakarta menjadikan Kepulauan Seribu sebagai destinasi favorit.
Para pengunjung biasanya memilih untuk menghabiskan waktu di pulau-pulau berpenduduk maupun pulau resort yang menawarkan keunikan tersendiri.
Daya tarik wilayah ini mencakup keindahan pantai, pesona kehidupan bawah laut, kekayaan flora dan fauna, hingga ragam kuliner khas.
Kemudahan aksesibilitas transportasi menjadi salah satu faktor utama yang membuat destinasi ini terus diminati oleh wisatawan.