BRI Berhasil Salurkan KUR Sebesar Rp84,36 Triliun ke Sektor Produktif

Rabu, 17 Juni 2026 | 22:57:31 WIB
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) membukukan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp84,36 triliun sepanjang periode Januari sampai Mei 2026.

Pencapaian riil tersebut setara dengan kisaran 46,87 persen dari keseluruhan total alokasi plafon KUR yang dimandatkan kepada pihak BRI pada tahun ini sebesar Rp180 triliun.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya memaparkan bahwa porsi terbesar dari pendistribusian modal kerja ini difokuskan menuju sektor-sektor produktif dengan kontribusi menyentuh angka 67,18 persen dari kumulatif pembiayaan.

"Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, dengan porsi mencapai 67,18% dari total KUR yang telah disalurkan," ujar Akhmad dalam keterangan resmi, Rabu (17/6/2026).

Dari rincian cakupan klaster produktif itu, bidang pertanian tampil mendominasi sebagai penyerap anggaran paling maksimal dengan capaian nilai kredit menembus angka Rp35,91 triliun.

Pihak manajemen BRI memandang bahwa kucuran dana ke ranah agraris ini menjadi bagian dari misi strategis korporasi dalam memperkokoh ketahanan pangan sekaligus mendongkrak produktivitas para petani lokal.

Menurut penilaian Akhmad, fasilitasi skema program KUR mengemban misi vital untuk mengeskalasi perekonomian kerakyatan melalui perluasan akses permodalan bagi para pelaku unit usaha.

Dirinya mengimbuhkan bahwa fungsi instrumen KUR tidak melulu diposisikan sebagai media pembiayaan komersial biasa, melainkan menjadi fondasi penyokong struktur ekonomi nasional dari level paling dasar.

Target penyaluran yang presisi serta akurat diproyeksikan mampu memacu tingkat produktivitas pelaku UMKM, membuka lapangan pekerjaan baru, hingga memberi kontribusi kontinu bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Bila dihitung secara akumulatif sejak tahun 2015 sampai Mei 2026, emiten perbankan plat merah ini tercatat telah mendistribusikan instrumen KUR dengan nilai total Rp1.520 triliun kepada 48,1 juta lebih nasabah penerima manfaat di tanah air

Terkini