Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini setelah Keputusan Status Pasar MSCI

Jumat, 19 Juni 2026 | 04:54:01 WIB
Ilustrasi IHSG.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak pada kisaran 6.100 hingga 6.250 pada perdagangan Jumat (19/6/2026). Proyeksi ini muncul setelah MSCI mengumumkan bahwa pasar saham Indonesia tetap dipertahankan dalam status pasar negara berkembang (emerging markets).

Pada penutupan perdagangan Kamis (18/6/2026), IHSG tercatat melemah 48,40 poin atau sebesar 0,78% ke level 6.172,34. Sepanjang hari, indeks bergerak di rentang terendah 6.073,72 hingga tertinggi 6.197,17.

Tim riset Phintraco Sekuritas menyatakan bahwa IHSG ditutup melemah di tengah sentimen yang beragam. Investor cenderung bersikap hati-hati menjelang rebalancing indeks FTSE dan pengumuman dari MSCI.

Dari sisi domestik, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 5,75%. "Secara teknikal, diperkirakan IHSG akan cenderung berkonsolidasi pada kisaran 6.100-6.250," tulis tim riset.

MSCI menetapkan Indonesia tetap masuk dalam kategori pasar negara berkembang, namun memberikan catatan terkait transparansi struktur kepemilikan saham serta indikasi perdagangan terkoordinasi. Penilaian Indonesia pada kriteria Information Flow turun dari sebelumnya "+" menjadi "-".

Menurut MSCI, kondisi tersebut secara material membatasi kemampuan investor institusi global dalam menilai tingkat free float yang sebenarnya. Selain itu, ketersediaan informasi pasar dalam bahasa Inggris dinilai masih perlu ditingkatkan.

Pemerintah dan otoritas pasar modal kini menghadapi tantangan struktural untuk memperbaiki integritas pembentukan harga. Hal ini dilakukan guna menjaga kepercayaan investor global terhadap pasar modal di tanah air.

Terkini