Dony Oskaria Sebut Transformasi BUMN Mulai Memberikan Hasil Nyata

Minggu, 21 Juni 2026 | 17:33:31 WIB
Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria.

JAKARTA - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria menilai kinerja sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) mulai membaik.

Dony mengatakan, perbaikan kinerja tersebut sejalan dengan program transformasi BUMN.

“Capaian ini menunjukkan bahwa transformasi BUMN mulai memberikan hasil yang nyata,” ujar Dony dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).

Tren positif itu terlihat dari kinerja sejumlah BUMN hingga Mei 2026.

Berdasarkan laporan kinerja unaudited, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo membukukan laba tahun berjalan Rp2,01 triliun.

Laba tersebut naik 94 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, Pupuk Indonesia Group mencatat laba bersih Rp6,70 triliun.

Angka tersebut melonjak 230 persen secara tahunan.

Kinerja sejumlah BUMN itu menjadi pembahasan dalam pertemuan Dony dengan jajaran direksi BUMN di Wisma Danantara Indonesia, Jumat (19/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan kinerja BUMN dan penguatan koordinasi transformasi perusahaan negara.

Transformasi itu diarahkan agar berjalan lebih terukur, transparan, dan berorientasi pada hasil.

Peningkatan kinerja BUMN juga disebut sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara dalam mendorong pengelolaan BUMN yang lebih akuntabel dan berbasis data.

Laporan kinerja juga disusun dengan mengedepankan akurasi informasi.

Dengan begitu, publik memperoleh gambaran lebih jelas mengenai perkembangan dan kontribusi BUMN terhadap perekonomian nasional.

Dony menilai capaian kinerja BUMN yang melampaui target pada 2025 dan berlanjut pada 2026 menunjukkan arah transformasi sudah tepat.

Meski begitu, langkah tersebut masih perlu diperkuat secara konsisten.

“Yang penting ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat tata kelola dan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik berbasis data, fakta, serta kondisi riil di lapangan,” ujar Dony.

Terkini