Rekomendasi Saham Pilihan Saat Pergerakan IHSG Masuk Zona Merah

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:32:32 WIB
Ilustrasi Saham IHSG.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melorot pada zona merah dalam sesi transaksi Senin (22/6/2026), akibat terimbas koreksi saham-saham berkapitalisasi jumbo di tengah eskalasi konflik geopolitik dunia yang kian tidak menentu.

Berdasarkan publikasi pasar modal via IDX Mobile, indeks bursa domestik tersebut terkontraksi sebesar 60,45 poin atau merosot nol koma 98 persen menuju level 6.116,69, setelah bergerak dinamis dalam rentang 6.052,94 sampai 6.226,72.

Pada aspek likuiditas riil, akumulasi nilai transaksi pasar menyentuh Rp13,27 triliun dengan perputaran volume sebesar 20,69 miliar lembar saham, yang mana peta emiten mencatatkan 227 saham menguat, 471 saham melemah, serta 261 saham stagnan.

Analis pasar dari Tim Riset MNC Sekuritas memaparkan bahwa penyusutan laju indeks kemarin beriringan dengan timbulnya tekanan jual yang masif, walau posisi teknisnya dinilai masih sanggup bertahan di atas garis MA20.

"Saat ini, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5,723-5,972, selanjutnya masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6,548-6,782," tulis Tim Riset MNC Sekuritas dalam riset harian, Selasa (23/6/2026).

Untuk area jaring pengaman teknis, level support indeks diproyeksikan berada pada angka 5,784 serta 5,594, sedangkan batas resistance dipatok pada kisaran level 6.286 hingga mencapai 6.459.

Adapun jajaran rekomendasi saham pilihan yang dapat dicermati oleh para pelaku pasar modal sepanjang sesi perdagangan hari Selasa (23/6/2026) di antaranya adalah sebagai berikut:

BBCA - Buy on Weakness Saham BBCA kedapatan menyusut satu koma 19 persen ke level 6.225 berbarengan dengan munculnya tekanan jual yang menyeret posisinya berada di bawah MA60. Estimasi teknis menempatkan BBCA di bagian wave [ii] dari wave A. Buy on Weakness: 5.475-6.150 Target Price: 6.850, 7.150 Stoploss: below 5.350

ISAT - Buy on Weakness Saham ISAT berhasil menanjak nol koma 29 persen ke level 1.740 dan masih ditopang oleh volume akumulasi beli kendati kekuatannya menipis. Estimasi teknis menempatkan posisi ISAT di area wave v dari wave (c) dari wave [y]. Buy on Weakness: 1.510-1.675 Target Price: 1.840, 1.950 Stoploss: below 1.465

NCKL - Buy on Weakness Saham NCKL tumbuh nol koma 58 persen ke posisi harga 870 sejalan dengan masuknya volume beli yang membuat posisinya mantap di atas MA20. Estimasi pergerakan NCKL kini masuk dalam koridor wave 2 dari wave (1). Buy on Weakness: 820-855 Target Price: 970, 1.050 Stoploss: below 800

RAJA - Buy on Weakness Saham RAJA terkoreksi dua koma 35 persen menuju level 3.740 akibat dominasi tekanan jual, yang membuat tren geraknya cenderung mendatar di bawah MA60. Posisi RAJA ditaksir menghuni area wave B dari wave (A). Buy on Weakness: 3.150-3.730 Target Price: 4.080, 4.750 Stoploss: below 2,950

Catatan penting bagi publik bahwa ulasan ini bukan merupakan ajakan mutlak untuk mengeksekusi beli ataupun jual saham. Segala bentuk keputusan penempatan dana investasi menjadi tanggung jawab penuh bagi para pembaca.

Memasuki jeda siang perdagangan sesi I, pergerakan indeks terpantau merosot lebih dalam sebesar satu koma 29 persen ke level 6.037, yang diwarnai oleh menguatnya 221 saham, melemahnya 437 saham, serta 152 saham bergeming.

Sedangkan pada sesi pembukaan pagi hari pukul 09.01 WIB, indeks dilaporkan melemah nol koma 31 persen menuju level 6.097,86 dengan nilai transaksi awal menyentuh Rp447,1 miliar dari perputaran 517,9 juta saham.

Pada menit-menit awal tersebut, sebanyak 203 saham kedapatan menguat, 214 saham dibuka melemah, dan 542 saham stagnan, di mana saham berbobot besar seperti BBCA langsung dibuka jatuh satu koma 20 persen ke level Rp6.150.

Koreksi serupa juga melanda jajaran saham big caps lainnya seperti BYAN yang ambas tiga koma 79 persen ke Rp12.700, BMRI longsor satu koma 66 persen ke Rp4.150, serta ASII yang turun tipis nol koma 21 persen ke level Rp4.720.

Terkini