JAKARTA - Pembalap dari tim Red Bull Racing, Max Verstappen, mengeluhkan kondisi sayap belakang atau rear wing mobilnya setelah gagal finis (DNF) dalam ajang Formula 1 Grand Prix Inggris yang digelar di Sirkuit Silverstone pada Minggu malam WIB.
Verstappen yang sedang bersaing ketat untuk memperebutkan posisi tiga besar terpaksa kehilangan tempatnya ketika balapan utama hanya menyisakan empat putaran lagi.
"Ketika rear wing tidak dapat tertutup sempurna, saya kehilangan keseimbangan dan keluar dari lintasan. Jadi yah, sekali okelah, tapi dua kali...ini sangat berbahaya bagi saya. Dan sejujurnya saya tidak menginginkan ini," kata Verstappen dikutip dari Formula 1, Senin.
"Setelah kami mengganti sayap depan dan saya keluar lagi, kami mendapatkan banyak waktu putaran. Jadi saya senang lagi, tapi pada saat yang sama saya seperti, 'Oke, saya hanya menyia-nyiakan seluruh balapan saya, karena empat atau lima putaran telah berlalu dan saya telah kehilangan banyak posisi. Jadi, cukup frustarsi," imbuh pembalap asal Belanda ini.
Pembalap yang telah mengoleksi empat gelar juara dunia tersebut merasa sangat kecewa dengan kendala yang menimpanya karena membuatnya tidak mampu bersaing lagi dengan para rival di lintasan.
Masalah teknis yang terus-menerus terjadi pada jet darat seri RB22 ini juga menghambat langkah Max Verstappen untuk memperbaiki posisinya dalam papan klasemen perebutan gelar juara dunia musim ini.
Melalui hasil buruk di Silverstone ini, Verstappen dipastikan gagal mempertahankan tren positif yang sempat diraihnya setelah sebelumnya berhasil menduduki podium kedua pada GP Austria.