Cabai Rawit Merah Tembus Rp62.150 per Kg serta Harga Pangan Terbaru

Selasa, 07 Juli 2026 | 01:42:32 WIB
Ilustrasi Cabai Rawit Merah.

JAKARTA - Perkembangan harga pada sejumlah komoditas pangan strategis terpantau masih mengalami fluktuasi pada Selasa (7/7/2026). Data resmi dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional kelolaan Bank Indonesia memperlihatkan bahwa komoditas cabai rawit merah masih bertahan dengan harga tinggi di tingkat konsumen.

Merujuk pada pembaruan data terakhir per pukul 08.15 WIB, nilai jual untuk cabai rawit merah di skala nasional kini menyentuh kisaran Rp62.150 per kilogram (kg). Nominal ini menempatkan komoditas hortikultura tersebut sebagai salah satu barang belanjaan dengan harga termahal di pasar tradisional.

Pada saat yang sama, harga jual untuk telur ayam ras terpantau bergerak relatif stabil pada angka Rp29.100 per kg. Di sisi lain, komoditas bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih dinilai masih tinggi, dengan masing-masing dihargai Rp46.900 per kg dan Rp44.000 per kg.

Mengenai komoditas beras, fluktuasi harga yang terjadi cukup bervariasi tergantung pada tingkatan kualitasnya. Untuk beras kualitas bawah I kini dipasarkan seharga Rp14.700 per kg, sedangkan untuk beras kualitas bawah II dilepas dengan harga Rp14.500 per kg.

Untuk jenis beras medium I berada pada nominal Rp16.350 per kg dan untuk beras medium II senilai Rp16.150 per kg. Di kelas tertinggi, beras kualitas premium atau super I dipatok seharga Rp17.650 per kg, sementara untuk varian super II berada pada angka Rp17.150 per kg.

Beralih pada kelompok produk hortikultura lainnya, nilai jual cabai merah besar kini menyentuh Rp50.050 per kg dan cabai merah keriting berada di angka Rp50.900 per kg. Sementara itu, untuk komoditas cabai rawit hijau dipasarkan pada kisaran Rp49.950 per kg.

Mengenai pasokan protein hewani, harga untuk komoditas daging ayam ras segar kini berada pada angka Rp36.700 per kg. Di sektor daging sapi, kualitas I kini dipatok sebesar Rp150.400 per kg, sedangkan untuk kualitas II dihargai senilai Rp141.450 per kg.

Untuk komoditas pemanis, gula pasir jenis premium kini menyentuh level harga Rp20.300 per kg, sedangkan untuk jenis gula lokal dijual sedikit lebih murah pada angka Rp19.050 per kg. Di sektor minyak goreng, variasi harga juga masih terus terjadi di pasar konsumen.

Produk minyak goreng jenis curah saat ini dipasarkan dengan harga Rp20.550 per liter. Sementara itu, untuk produk minyak goreng kemasan dengan merek tertentu dijual pada rentang harga antara Rp23.400 sampai dengan Rp24.250 per liter di tingkat pedagang.

Situasi pergerakan harga pangan yang masih bertahan tinggi ini terus mendapat perhatian serius, khususnya pada komoditas cabai dan bawang. Kedua jenis bahan pangan tersebut dinilai sangat rentan mengalami lonjakan akibat kendala pada jalur distribusi serta ketersediaan pasokan.

Pihak pemerintah bersama dengan Bank Indonesia terus melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan harga ini. Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas angka inflasi sekaligus memastikan kemampuan daya beli dari masyarakat tetap aman di tengah situasi pasar yang dinamis.

Ketidakpastian harga yang terjadi saat ini juga menjadi alarm penting bagi para pelaku usaha serta konsumen. Kondisi ini menuntut masyarakat untuk lebih cermat dalam mengatur rencana belanja, terutama saat mendekati masa-masa lonjakan permintaan di wilayah masing-masing.

Terkini