Ekspansi Agresif Fore Kopi FORE Buka 40 Gerai Baru di Semester I 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 02:45:02 WIB
Gerai Fore Kopi.

JAKARTA - PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE) resmi membuka 40 gerai baru sepanjang periode semester I 2026.

Ekspansi jaringan tersebut menyasar daerah potensial, di mana sekitar 40 persen dari total gerai baru didirikan di kota-kota tier 2 dan tier 3.

Presiden Direktur FORE Vico Lomar menjelaskan capaian operasional semester I 2026 merupakan cerminan dari disiplin yang diterapkan perseroan di setiap lini bisnis.

Disiplin tersebut mencakup konsistensi kualitas produk hingga pengalaman pelayanan bagi seluruh pelanggan di tiap gerai.

“Kami juga menerapkan disiplin yang sama dalam alokasi modal, memastikan setiap rupiah dari dana hasil IPO dan setiap pembukaan gerai baru dijalankan dengan arah yang jelas menuju imbal hasil bagi pemegang saham,” ujar Vico, Senin (20/7/2026).

Ia menambahkan, hasil kinerja semester ini membuktikan bahwa keunggulan operasional dan penciptaan nilai bagi pemegang saham berjalan secara beriringan.

Penambahan gerai baru tersebut sejalan dengan optimisme manajemen terhadap tingginya permintaan pengalaman kopi premium di luar kota metropolitan.

Langkah ini sekaligus merealisasikan komitmen penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sesuai rencana strategis perseroan.

Kini total gerai aktif di bawah naungan Fore Coffee Indonesia mencapai 363 lokasi, meningkat signifikan dari 259 gerai pada semester I 2025.

Jika digabungkan dengan 10 gerai aktif Fore Donut serta 4 gerai di Singapura, total jaringan Grup FORE telah menyentuh 377 gerai di lebih dari 60 kota.

Pada lini bisnis makanan, FORE membuka 8 lokasi baru Fore Donut selama semester I 2026, termasuk melakukan debut ekspansi di Surabaya.

Manajemen merencanakan perluasan Fore Donut berikutnya ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta beberapa kota besar lainnya seperti Bandung.

Dari sisi kinerja keuangan per Juni 2026, FORE meraup total penjualan Rp1 triliun, tumbuh 51,71 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dari Rp662,37 miliar.

Lini produk minuman masih menjadi kontributor utama dengan menyumbang pendapatan Rp884,18 miliar atau melonjak 48,25 persen YoY.

Sementara itu, segmen makanan mencatatkan kenaikan omzet hingga 90,20 persen YoY menjadi Rp119,68 miliar seiring penambahan gerai baru.

Capaian positif tersebut mendorong pertumbuhan laba bersih perseroan sebesar 34,39 persen YoY menjadi Rp56,48 miliar pada semester I 2026.

Terkini