Alasan Raspberry Jadi Buah Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan Ini

Senin, 27 Juli 2026 | 05:20:32 WIB
Ilustrasi Buah Raspberry.

JAKARTA - Banyak orang berupaya memangkas camilan manis saat melakoni program penurunan berat badan. Kendati demikian, hasrat untuk mengonsumsi makanan manis kerap kali menjadi tantangan tersendiri yang membuat pola diet sulit dipertahankan.

Praktisi gizi merekomendasikan untuk mengalihkan konsumsi makanan penutup atau camilan kaya gula ke buah segar.

Salah satu buah yang dinilai sangat ideal untuk menyokong penurunan berat badan adalah raspberry karena sarat serat, rendah kalori, serta tetap menyajikan cita rasa manis alami.

1. Raspberry Rendah Kalori dan Kaya Serat

Di samping membantu mengendalikan nafsu makan, buah ini juga kaya akan vitamin serta antioksidan yang berkhasiat bagi kebugaran tubuh secara menyeluruh.

Menurut ahli gizi dari Kaffico, Johannah Katz, RD, raspberry menjadi opsi tepat bagi individu yang hendak menikmati makanan manis tanpa mengasup kalori berlebihan.

"Raspberry memiliki rasa manis alami, tetapi juga sangat tinggi serat dibandingkan jumlah kalorinya. Hal ini menjadikannya pilihan yang baik bagi orang yang menginginkan camilan manis dan mengenyangkan tanpau camilan yang lebih tinggi kalori," kata Katz, seperti dilansir Men’s Journal, Senin (27/7/2026).

Satu cangkir raspberry mengandung sekitar 64 kalori, delapan gram serat, serta lima gram gula alami tanpa tambahan pemanis buatan. Kandungan serat tersebut berfungsi memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.

2. Kombinasi dengan Protein Menjaga Rasa Kenyang

Katz turut menyarankan agar raspberry dikonsumsi berdampingan dengan sumber protein, seperti yogurt Yunani, cottage cheese, puding chia, atau oatmeal.

Perpaduan antara serat, protein, dan lemak sehat dinilai sanggup meningkatkan rasa kenyang sekaligus menjaga stabilitas kadar gula darah.

Kondisi tersebut penting untuk menekan keinginan mengonsumsi makanan tinggi gula di sela-sela waktu makan, sehingga buah ini cocok menjadi bagian dari menu sarapan maupun selingan harian.

3. Kandungan Air dan Antioksidan Menyokong Diet

Selain kaya serat, raspberry memiliki kadar air yang tinggi. Kombinasi ini menjadikan raspberry sebagai bahan makanan berkepadatan energi rendah yang memberikan volume besar dengan kalori relatif sedikit.

Ahli gizi dari Prime Women Nutrition, Juliana Vocca, MS, RD, memaparkan bahwa raspberry menyimpan serat paling tinggi per porsi jika dibandingkan dengan jenis buah lainnya.

“Serat membantu membuat kenyang lebih lama dan membantu mengatur kadar gula darah sehingga dapat mencegah munculnya keinginan makan yang tidak diperlukan. Raspberry juga rendah kalori,” ucap dia.

Buah ini juga diperkaya vitamin C serta senyawa polifenol seperti antosianin dan ellagitannin yang bersifat antioksidan guna melindungi sel dari stres oksidatif yang memicu obesitas.

4. Konsumsi Buah Beri Mencegah Kenaikan Berat Badan

Hasil temuan para pakar didukung oleh riset dalam PLoS Medicine yang menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi buah beri berkaitan dengan tingkat kenaikan berat badan yang lebih rendah dalam jangka panjang.

Kendati begitu, raspberry bukanlah jalan pintas serba instan untuk memangkas bobot tubuh.

Khasiat buah ini akan bekerja maksimal bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang, didampingi olahraga rutin, serta pengaturan asupan kalori harian yang tepat.

Terkini