Ekspansi Armada HUMI Tebar Dividen Tunai Rp3 Miliar Tahun Buku 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 01:55:01 WIB
Ilustrasi Kapal Milik PT Humpuss Maritim Internasional Tbk.

JAKARTA — Perusahaan milik Tommy Soeharto, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp3 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.

Direktur Utama HUMI, Ari Askhara menyampaikan keputusan ini diambil di tengah langkah ekspansi yang sedang dijalankan perusahaan untuk memperkuat kapasitas operasional serta memperbesar peluang pertumbuhan di masa depan.

Menurutnya, langkah pembagian dividen di tengah fase investasi strategis ini mencerminkan disiplin perseroan dalam mengelola alokasi modal, sekaligus membuktikan keyakinan terhadap prospek bisnis jangka panjang.

“Pembagian dividen merupakan bentuk apresiation kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Perseroan. Namun di saat yang sama, kami juga memastikan bahwa sebagian besar sumber daya perusahaan diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/7/2026).

Dia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 menjadi fase krusial dalam perjalanan transformasi HUMI.

Perusahaan menilai di tengah dinamika industri maritim serta tren transisi energi global, pertumbuhan yang berkelanjutan tidak hanya diukur dari besarnya laba dalam satu periode, melainkan juga kemampuan membangun fondasi bisnis yang solid demi menjawab kebutuhan pasar mendatang.

HUMI telah menambah investasi pada aset produktif melalui penambahan enam unit armada baru sepanjang tahun 2025.

Langkah penambahan armada ini ditujukan untuk memperbesar kapasitas operasional sekaligus memperluas jangkauan layanan logistik maritim perseroan, khususnya pada sektor energi yang terus berkembang.

Aksi ekspansi armada tersebut turut mendorong nilai total aset HUMI naik 15,18 persen menjadi US$346,16 juta pada 2025, dibandingkan posisi US$300,53 juta pada tahun sebelumnya.

Lonjakan aset ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memperbesar skala bisnis sekaligus memperkokoh kemampuan operasional demi mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Dari segi kinerja keuangan, HUMI membukukan pendapatan senilai US$128,15 juta pada 2025, meningkat bila dibandingkan perolehan US$127,68 juta pada tahun sebelumnya.

Perseroan juga mengantongi laba bersih mencapai US$3,21 juta. Perolehan laba bersih tersebut sudah memperhitungkan kenaikan beban depresiasi aset produktif baru, biaya pendanaan, serta deretan investasi yang dilakukan sepanjang tahun sebagai strategi penguatan kapasitas bisnis.

Ari menilai capaian kinerja pada 2025 perlu dipahami dalam konteks siklus investasi yang saat ini sedang bergulir di internal perusahaan.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, HUMI mencatatkan laba tahun berjalan senilai US$799.000. Realisasi angka ini terperosok hingga 76,46 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang menembus US$3,39 juta.

Kendati demikian, dari sisi pendapatan usaha, perseroan masih sanggup tumbuh sebesar 1,56 persen. Total pendapatan usaha HUMI tercatat mencapai US$33,49 juta pada kuartal I/2026, naik dari perolehan US$32,97 juta pada tahun sebelumnya.

Terkini