Usai Pidato Prabowo, IHSG Sesi I Ditutup Menguat ke Level 6.337,19

Jumat, 14 Agustus 2026 | 00:40:31 WIB
Pegawai melintas di dekat papan informasi data saham di kantor BEI, Jakarta [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan sesi pertama hari ini di teritori positif seiring dengan selesainya penyampaian pidato kenegaraan yang dibawakan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada hari Jumat (14/8/2026).

Berdasarkan laporan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG ditutup mencatatkan penguatan sebesar 0,56 persen ke level 6.337,19 pada akhir sesi I perdagangan hari ini. Sepanjang jalannya tiga jam perdagangan, posisi indeks sempat bergerak fluktuatif pada rentang level 6.267,41 hingga 6.343,11. 

Dari total ratusan saham yang masuk dalam jajaran konstituen, tercatat sebanyak 305 saham bergerak menguat, 315 saham mengalami pelemahan, serta 343 saham lainnya berada dalam posisi stagnan.

Jika dilihat dari kelompok saham LQ45, laju penguatan harga saham terdepan dipimpin oleh PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang melonjak 6,50 persen ke posisi Rp5.325, disusul oleh PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) yang naik 5,70 persen ke level Rp2.780, serta PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) yang menguat 4,46 persen ke harga Rp1.640.

Kinerja positif yang serupa turut dialami oleh beberapa emiten lainnya, yakni PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) yang bertambah 3,79 persen ke posisi Rp1.095, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) naik 3,04 persen menjadi Rp9.325, serta PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) yang menguat 2,94 persen ke level Rp525.

Sebaliknya, performa kurang bertenaga harus dirasakan oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang terkoreksi 1,32 persen ke level Rp1.490, PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) turun 0,63 persen ke harga Rp795, dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) melemah tipis 0,39 persen ke posisi Rp6.350.

Sementara itu, sejumlah saham dari sektor perbankan terpantau bergerak stagnan hingga paruh pertama perdagangan siang hari berakhir, di mana saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sama sekali tidak mengalami perubahan harga.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, memproyeksikan bahwa laju pergerakan IHSG akan berada di kisaran level support 6.270 sampai 6.300 serta area resistance pada level 6.350 hingga 6.400. Menurut pandangannya secara teknikal, posisi IHSG saat ini masih bertahan di area support seusai mengalami koreksi dari titik resistance sebelumnya.

”Kami memproyeksikan IHSG bergerak terbatas dengan support di 6.270–6.300 dan resistance di 6.350–6.400. Secara teknikal, IHSG masih berada di area support setelah terkoreksi dari resistance, sementara MACD mulai melandai sehingga momentum penguatan belum solid. Pergerakan selanjutnya berpotensi cenderung sideways karena investor menunggu pidato Presiden, dengan peluang technical rebound tetap terbuka apabila support mampu dipertahankan,” katanya dalam riset harian yang dirilis pada hari Jumat (14/8/2026).

Terkini