Pegadaian Ungkap BNI dan BTN Bakal Rilis Tabungan Emas di Mobile Banking

Jumat, 14 Agustus 2026 | 02:07:31 WIB
PT Pegadaian.

JAKARTA - PT Pegadaian mengumumkan bahwa dua bank milik negara akan segera meluncurkan fitur Tabungan Emas pada aplikasi mobile banking masing-masing.

Rencana peluncuran integrasi layanan investasi digital ini dijadwalkan bakal terealisasi pada bulan ini.

Direktur Teknologi Informasi dan Digital Pegadaian Yos Iman Jaya Dappu mengonfirmasi bahwa dua bank BUMN tersebut adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).

Fitur Tabungan Emas tersebut bakal terintegrasi secara langsung di dalam platform aplikasi wondr by BNI dan Bale by BTN.

“Saya buka aja ya karena sudah dapat izin juga. Dalam bulan yang sama ini [Agustus 2026] nanti wondr akan bergabung sama kami, Bale akan bergabung sama kami,” kata Yos usai menghadiri Peluncuran Tabungan Emas di MyBCA, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).

Hingga kini, tercatat sedikitnya 15 lembaga perbankan di Indonesia telah menjalin kolaborasi resmi bersama Pegadaian untuk memfasilitasi akses Tabungan Emas.

Selain BNI dan BTN, Yos membocorkan ada sekitar empat sampai lima bank tambahan yang sedang melakukan penjajakan kerja sama serupa dengan pihak Pegadaian.

Manajemen Pegadaian menyadari adanya batasan jangkauan langsung kepada nasabah, sehingga opsi sinergi dengan sektor perbankan menjadi langkah strategis yang sangat terbuka.

“Jadi, kalau misalnya ada nanti bank lain yang mau bekerja sama, kami akan buka. Karena kami punya keterbatasan untuk menjangkau nasabah. Nah, teman-teman bank lain ini punya nasabahnya sendiri, why not kami berkolaborasi? Itu yang paling penting,” pungkasnya.

Secara akumulatif, total volume emas yang dikelola oleh Pegadaian telah menembus 153 ton, dengan porsi Tabungan Emas mencakup hingga 20 ton.

Pegadaian turut mematok target sebanyak 7 juta pengunduh aplikasi Tring! pada tahun ini, dengan pencapaian terkini yang sudah menyentuh angka 6,5 juta pengguna.

“Tetapi, kami enggak akan berhenti di 7 juta. Kalau bisa tembus ke 10 juta kenapa enggak? Target is one thing, tetapi kami pengen melebihi dari apa yang menjadi target,” pungkasnya.

Terkini