KKP Optimalkan Kampung Nelayan Merah Putih Pacu Ekonomi Konawe

Senin, 17 Agustus 2026 | 21:56:02 WIB
Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono.

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus menggenjot perekonomian masyarakat di kawasan pesisir Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui penguatan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono dalam peninjauannya di Konawe, Senin, menyampaikan bahwa pihaknya meninjau langsung hasil pembangunan fisik KNMP di Desa Sorue Jaya, Kabupaten Konawe, yang masuk dalam 100 lokasi pembangunan tahap pertama.

"Kawasan ini menjadi bagian dari 100 titik Kampung Nelayan Merah Putih yang sudah selesai dibangun. Target kami pada akhir tahun ini dapat menyelesaikan hingga 1.269 titik, sehingga siap untuk diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto," kata Trenggono.

Ia menerangkan bahwa ketersediaan sarana beserta prasarana produksi perikanan yang terpadu di Konawe diharapkan bisa memicu munculnya peluang ekonomi baru bagi warga sekitar, sekaligus menaikkan taraf produktivitas nelayan.

Proyek pengembangan wilayah pesisir ini merupakan bagian dari sasaran jangka panjang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendirikan hingga 5.000 lokasi KNMP di seluruh penjuru Tanah Air.

"Selama 81 tahun Indonesia merdeka, kawasan pesisir relatif belum tersentuh secara optimal. Jika di sektor pertanian sudah didukung bendungan, irigasi, dan subsidi pupuk hingga mencapai swasembada, maka kini saatnya sektor pesisir kami dorong melalui penyiapan sarana dan prasarana produksi yang memadai," ujarnya.

Trenggono membeberkan bahwa dalam skema tata kelola dan operasional sarana KNMP tersebut, semua fasilitas yang rampung akan diserahkan kepada pihak desa untuk dijalankan sebagai unit bisnis Koperasi Desa Merah Putih.

"Selain fasilitas penunjang utama seperti pabrik es, cold storage, dan SPBU Nelayan (SPBN), kawasan tersebut juga dilengkapi area kuliner. Pemerintah daerah pun berencana memadukannya dengan program penataan kawasan permukiman nelayan di sekitarnya," ungkap Trenggono.

Terkini