Bantuan Rp1,3 Miliar Disalurkan TelkomGroup untuk Korban Gempa NTT

Senin, 24 Agustus 2026 | 02:35:02 WIB
TelkomGroup bersama BNPB dan BPBD menyiapkan dan menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersinergi dengan seluruh lini operating company TelkomGroup menggelontorkan bantuan kemanusiaan mencapai Rp1,3 miliar di luar dukungan konektivitas guna membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Proses penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan terpadu menuju lebih dari 10 titik lokasi untuk menyokong kebutuhan warga sepanjang masa tanggap darurat hingga fase pemulihan.

TelkomGroup menjalin koordinasi dengan Danantara, BP BUMN, BNPB, BPBD, Kementerian Kesehatan, serta pemangku kepentingan setempat demi memetakan kebutuhan di lapangan agar distribusi bantuan tepat sasaran.

SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto menegaskan bahwa kehadiran lini perusahaan pada masa darurat merupakan bentuk kepedulian untuk mendampingi warga terdampak agar segera bangkit.

“TelkomGroup berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika terjadi situasi darurat dan bencana. Bantuan yang kami salurkan merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di NTT dan menjadi bagian dari proses pemulihan mereka. Dalam penyaluran bantuan ini, TelkomGroup terus berkoordinasi dan bersinergi dengan berbagai pihak terkait untuk memahami kebutuhan masyarakat di lapangan dan mengidentifikasi dukungan yang dapat diberikan TelkomGroup secara tepat dan optimal,” pungkas Hery.

Melalui jalur Posko BNPB Halim, pengiriman bantuan tahap awal diresmikan pada 18 dan 20 Agustus 2026 berupa pasokan sembako, perlengkapan dapur rumah tangga, kebutuhan bayi, obat-obatan, serta paket sanitasi.

Total sebanyak 3,65 ton logistik telah dikirimkan serta dimanfaatkan secara langsung oleh ribuan warga di berbagai pos penampungan pengungsi.

Jangkauan bantuan diperluas menuju sejumlah daerah seperti Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, Bima, Lewur, hingga wilayah Lambelada Selatan melalui koordinasi rapat bersama posko bencana.

Adapun bagi kawasan yang sulit dijangkau seperti Londar Pesisir Utara, Desa Sarae Naru, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, distribusi disalurkan memanfaatkan armada laut via BPBD Ruteng.

Di luar dukungan logistik, TelkomGroup juga memasok fasilitas dapur umum, posko medis, hingga penyediaan sumber air bersih di lokasi pengungsian.

Di Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, bantuan difokuskan pada dapur umum untuk 1.100 jiwa beserta posko obat-obatan di Desa Golo Mendo. Sementara di Desa Wudi, Kecamatan Cibal, Telkom memperkuat ketersediaan air bersih dan operasional konsumsi.

Untuk menyokong layanan medis pascabencana, perseroan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan guna mengirimkan perangkat laboratorium serta unit sanitasi portabel pada 27 Agustus 2026.

Komitmen perseroan dipastikan terus berjalan seiring masa pemulihan warga pascabencana lewat koordinasi yang relevan di lapangan.

Melalui spirit "Bersama Jadi Bisa", TelkomGroup mendampingi masyarakat NTT untuk menumbuhkan optimisme serta menguatkan harapan di tengah proses pemulihan pascabencana.

Terkini