Samsung Display Kenalkan Layar OLED Laptop 16 Inci 300 Hz di IMID 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 03:14:01 WIB
Layar Samsung OLED 16 inci dengan refresh rate 300 Hz di sebuah laptop.

JAKARTA - Divisi manufaktur panel Samsung Display memamerkan jajaran inovasi teknologi layar OLED terbaru pada pameran International Meeting on Information Displays (IMID) 2026 yang berlangsung di Busan, Korea Selatan.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian publik adalah panel OLED seluas 16 inci dengan resolusi 2,5K serta tingkat kesegaran layar (refresh rate) mencapai 300 Hz.

Pihak Samsung Display mengklaim panel ini sebagai layar OLED laptop 16 inci beresolusi 2,5K pertama di dunia yang sanggup menembus angka refresh rate 300 Hz.

Tingginya refresh rate membuat tampilan visual pergerakan objek pada layar menjadi jauh lebih halus. Teknologi ini dirancang khusus untuk laptop berkinerja tinggi, termasuk laptop gaming.

Dukungan refresh rate 300 Hz memungkinkan layar mentransfer hingga 300 bingkai gambar per detik (frame per second/FPS), sehingga pergerakan animasi terlihat lebih mulus dibandingkan standar layar 60 Hz, 120 Hz, maupun 240 Hz.

Selain panel laptop, Samsung Display mengenalkan layar OLED 7,6 inci yang mengadopsi fitur wide viewing angle atau sudut pandang luas. Layar ini dirancang demi mengatasi penurunan kecerahan pada lipatan HP lipat.

Perusahaan mengombinasikan material baru pada lapisan pemancar cahaya organik sekaligus menyempurnakan susunan struktur panel.

Samsung mengklaim area layar yang melengkung tetap mampu mempertahankan tingkat kecerahan serta konsistensi visual saat dipandang dari sudut mana saja.

Inovasi lain yang diperlihatkan adalah layar OLED 20 inci yang dapat diregangkan (stretchable). Panel raksasa ini dibuat dengan menyatukan dua modul panel OLED stretchable melalui metode penyambungan khusus.

Klaim Samsung menunjukkan bahwa hasil gabungan tersebut merupakan layar fleksibel stretchable paling besar yang pernah diproduksi di dunia.

Produsen menyebut celah sambungan kedua panel dibuat sangat halus dan minim sehingga tampak menyatu secara utuh bagaikan satu lembar layar tunggal.

Teknologi layar stretchable ini berpotensi diterapkan pada berbagai kebutuhan industri masa depan, seperti integrasi sistem otomotif, papan reklame digital, hingga perangkat elektronik multifungsi.

Meski telah diperkenalkan ke publik di ajang IMID 2026, Samsung Display belum merilis jadwal pasti terkait komersialisasi dan produksi masal dari ketiga teknologi panel tersebut. Kami nantikan saja perkembangan selanjutnya.

Terkini