Duel Lawan Rincon Jadi Pijakan Picasso Incar Gelar Juara Dunia WBC

Senin, 24 Agustus 2026 | 03:15:31 WIB
Petinju Alan Picasso duel melawan Maicol Rincon [FOTO: NET].

JAKARTA - Petinju Alan Picasso menjadikan bentrokan kontra Maicol Rincon dalam perebutan gelar kelas bulu (57,1 kg) World Boxing Council (WBC) Silver sebagai pijakan perdananya guna mengincar sabuk juara dunia WBC.

"Alan Picasso memulai babak baru dalam kariernya dengan tujuan yang jelas, yaitu menjadi juara dunia di kelas bulu," demikian keterangan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Petinju berkebangsaan Meksiko tersebut bakal melakoni debutnya sebagai bagian dari Tim Canelo, yang dikomandoi oleh mantan juara dunia sejati kelas super menengah, Saul "Canelo" Alvarez. Picasso dijadwalkan naik ring menghadapi Maicol Rincon di Sala Urbana, Naucalpan, Meksiko, pada 29 Agustus mendatang.

Pertarungan itu akan memperebutkan sabuk WBC Silver kelas bulu. Bagi Picasso, hasil positif atas Rincon sanggup menjadi batu loncatan vital untuk mendekatkan dirinya pada peluang bertarung memperebutkan gelar juara dunia WBC di divisi 126 pon.

Ajang tersebut menjadi momentum bagi Picasso guna melanjutkan kesinambungan kariernya di kelas bulu. Petinju berjuluk "El Rey" itu telah menegaskan ambisinya untuk mengukuhkan posisi di kelas 126 pon sebelum akhirnya memperoleh kans menantang salah satu pemegang gelar juara dunia di kelas tersebut.

Kebijakan ini diambil usai Picasso mengantongi pengalaman berharga dari pertarungan menghadapi jajaran nama papan atas dalam arena tinju. Pengalaman bertarung di level tertinggi menjadi modal krusial bagi petinju berusia 29 tahun itu untuk mengawali kiprah barunya di kelas bulu.

Picasso secara khusus menggarisbawahi pelajaran yang dipetiknya dari duel sengit melawan petinju asal Jepang, Naoya Inoue. Walaupun harus mengakui keunggulan lawan dalam laga tersebut, bentrokan menghadapi salah satu petinju terbaik dunia itu memberikan banyak evaluasi berharga yang dapat diterapkan Picasso untuk menghadapi tantangan mendatang.

Pengalaman itu kini hendak dimaksimalkan Picasso demi memberikan suntikan energi baru bagi perjalanan karier profesionalnya. Pertarungan melawan Rincon bakal menjadi fase awal dari upayanya merajut kembali posisi sebagai salah satu penantang utama di kelas bulu.

Di samping membidik kemenangan, Picasso turut mengusung target jangka panjang yang konkret. Petinju tersebut berhasrat memantapkan pijakannya di kelas 126 pon, mendongkrak peringkatnya, dan pada akhirnya mengamankan kesempatan bertarung demi memperebutkan mahkota juara dunia WBC.

Bermodalkan rekor 32 kemenangan—termasuk 17 kemenangan lewat hasil knockout (KO)—serta satu kekalahan dan satu hasil imbang, Picasso telah teruji dalam menghadapi lawan-lawan berkualifikasi tinggi.

Kini, Picasso ingin mengonversi pengalaman tersebut menjadi dorongan motivasi untuk menembus level yang lebih tinggi. Kemenangan atas Rincon tidak sekadar membawanya menggondol sabuk WBC Silver, tetapi juga berpotensi menjadi fondasi penting dalam usahanya meretas jalan menuju pertarungan perebutan takhta juara dunia kelas bulu.

Terkini