Mensesneg: Target Atlet Kibarkan Merah Putih, Bonus Bentuk Apresiasi

Rabu, 09 September 2026 | 21:16:31 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pengibaran bendera Merah Putih merupakan sasaran utama para atlet Indonesia di ajang Asian Games ke-20 di Nagoya, Jepang, sementara apresiasi berupa bonus menjadi bentuk perhatian dari pemerintah.

"Merah Putih berkibar itu yang lebih penting. Setelah Merah Putih berkibar, ya tugas kami ikut memperhatikan, salah satunya bonus," kata Prasetyo usai acara pelepasan kontingen Asian Games oleh Presiden RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

Prasetyo menyampaikan bahwa pemberian bonus tidak semestinya menjadi fokus utama dalam perjuangan atlet pada pesta olahraga multievent tingkat internasional tersebut.

"Bonus tambahan aja ya. Tapi, tentunya bukan itu yang dicari atau yang dikejar, bukan itu," katanya.

Mensesneg menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan apresiasi kepada atlet usai menorehkan prestasi, termasuk menyiapkan bonus sebagai ganjaran atas perjuangan keras mereka di lapangan.

Di sisi lain, jajaran cabang olahraga terus mematangkan kesiapan dan target masing-masing. Ketua Umum PB PABSI Rosan Roeslani menargetkan minimal satu medali emas dapat dibawa pulang dari ajang yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

"Ya Insya Allah emas lah, mohon dukungannya, mudah-mudahan kami bisa dapat emas dalam Asian Games," kata Rosan yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara.

Prasetyo menilai pencapaian medali membutuhkan proses panjang dan komitmen tinggi, selaras dengan pemaparan Rosan terkait program pembinaan atlet angkat besi lewat pemusatan latihan nasional yang digelar sejak akhir tahun lalu.

"Pelajaran dari itu, untuk dapat emas butuh tujuh sampai delapan tahun latihan terus-menerus, Pak ya," kata Prasetyo.

Rosan turut menekankan bahwa kontinuitas pembinaan merupakan kunci utama keberhasilan angkat besi nasional, di mana para atlet disaring sejak usia dini untuk digembleng dalam program latihan terpusat.

Terkini