Amellya Nur Sifa Andalkan Pengalaman Trek Demi Emas Asian Games

Rabu, 09 September 2026 | 04:38:31 WIB
Pembalap Tim Nasional Indonesia Amellya Nur Sifa [FOTO: NET].

JAKARTA - Pembalap andalan BMX Indonesia Amellya Nur Sifa mengantongi bekal berharga berupa pengalaman mengenali karakter lintasan Nagoya guna memburu target mempertahankan medali emas pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

"Target medali. Ya, mempertahankan emas," kata Amellya saat ditemui di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Sang juara bertahan nomor BMX racing putri Asian Games tersebut mengungkapkan bahwa rangkaian persiapan menuju Jepang telah bergulir sejak Februari lalu melalui agenda pemusatan latihan. Latihan intensif tersebut antara lain dihelat di Banyuwangi sebelum akhirnya dilanjutkan di Jakarta pada awal September.

Berdasarkan pandangan Amellya, salah satu rintangan yang bakal dihadapi terletak pada karakter trek Asian Games yang jauh lebih teknikal jika dikomparasikan dengan lintasan pada uji coba terakhir di ajang Asian BMX Racing Championships 2026 di Malaysia.

"Uji coba kemarin ACC di Malaysia. Tapi treknya di Jepang sama yang kemarin di Malaysia beda. Yang di Malaysia kemarin itu cuma pedaling terus, tapi yang di Jepang ini teknikal," ujarnya.

Amellya sesungguhnya mengantongi bekal pengalaman menaklukkan karakter lintasan di Nagoya lantaran pernah turun berlomba di sana dalam kejuaraan Asian BMX Racing Championships 2025.

Kompetisi tersebut dilangsungkan di Nagoya Velodrome BMX Race Course, arena yang sama yang bakal dipakai untuk cabang olahraga BMX racing Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pada kejuaraan terdahulu itu, Amellya sukses mengamankan peringkat kedua untuk kategori Women U23.

Sirkuit BMX Nagoya sendiri merupakan fasilitas anyar yang diresmikan pada Agustus 2025. Lintasan ini membentang sepanjang 330 meter dengan ketinggian bukit start mencapai lima meter.

Bekal pengalaman tersebut membuat Amellya tidak lagi merasa asing sepenuhnya dengan medan perlombaan yang harus ditaklukkan demi mempertahankan medali emas Asian Games.

Memasuki fase akhir persiapan, atlet berusia 23 tahun ini memilih fokus menjaga kestabilan performa serta mematangkan kesiapan mental menjelang hari keberangkatan.

"Ya, persiapkan mental terutama. Menjaga performanya," kata Amellya yang memastikan kondisi fisiknya berada dalam keadaan prima.

Uji coba penutup bagi Amellya sebelum bergulirnya Asian Games 2026 dilaksanakan pada ajang Asian BMX Racing Championships di Arena BMX Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, tanggal 6-8 Agustus.

Kala itu, ia merampungkan nomor Women Elite di tangga keempat, sementara rekan setimnya Jasmine Azzahra Setyobudi sukses menyabet medali emas untuk kategori Women U23.

Dalam perhelatan Asian Games Aichi-Nagoya, Amellya dan Jasmine kembali diandalkan sebagai tumpuan utama kontingen Indonesia di sektor putri.

Kedua srikandi ini sebelumnya merupakan pendulang medali bagi Indonesia pada Asian Games Hangzhou, di mana Amellya sukses merengkuh medali emas dan Jasmine menyumbangkan medali perunggu.

Amellya mengamankan emas Hangzhou usai mengumpulkan total enam poin dari tiga kali moto run. Ia sukses menumbangkan pembalap asal China, Gu Quanquan, yang sebenarnya juga mengoleksi enam poin namun kalah catatan dari Amellya pada run pamungkas.

Di samping Amellya dan Jasmine, Indonesia turut memberangkatkan Rio Akbar serta Fasya Ahsana Rifki untuk berlomba di nomor BMX racing putra.

Mereka tergabung ke dalam rombongan 21 atlet balap sepeda Indonesia yang siap berlaga di enam disiplin berbeda pada Asian Games 2026.

Rangkaian pertandingan cabang olahraga BMX racing Asian Games Aichi-Nagoya dijadwalkan bergulir di Nagoya Velodrome BMX Race Course, dengan agenda babak kualifikasi hingga partai final untuk sektor putra dan putri dilangsungkan pada 28 September.

Terkini