WBA Naikkan Status Anthony Carace dan Elnur Samedov di Kelas Super Bulu

Kamis, 10 September 2026 | 05:48:31 WIB
juara dunia divisi kelas super bulu Anthony Carace

JAKARTA — Asosiasi Tinju Dunia (WBA) secara resmi menaikkan status juara dunia divisi kelas super bulu Anthony Carace menjadi juara WBA Super. Pada saat bersamaan, lembaga tersebut mengangkat Elnur Samedov dari juara sementara (interim) menjadi juara dunia penuh pada divisi yang sama.

"Keputusan ini menetapkan arah baru bagi divisi tersebut mengingat keadaan yang mencegah penyelenggaraan pertarungan wajib antara kedua petinju secara langsung," demikian pernyataan WBA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Melalui ketetapan ini, Carace diberikan izin untuk menggelar pertarungan mempertahankan gelar secara sukarela berhadapan dengan petinju yang terdaftar di peringkat WBA sebelum 31 Desember 2026, dengan potensi menghadapi Nick Ball.

Berikutnya, sosok pemenang dalam laga tersebut diwajibkan bertarung mempertahankan gelar Kejuaraan Super menghadapi Elnur Samedov yang memegang status juara dunia dalam duel wajib.

Pihak WBA menekankan bahwasanya duel tersebut wajib digelar di lokasi yang netral, di arena yang disetujui oleh semua pihak yang terlibat, serta pada tanggal yang bakal ditetapkan oleh Komite Kejuaraan WBA.

Rincian resolusi itu turut menggarisbawahi bahwa seusai duel antara Carace dan lawannya rampung, pihak pemenang mengantongi waktu 12 hari guna mengonfirmasi keikutsertaannya pada duel wajib menghadapi Samedov.

Di samping itu, WBA menentukan bahwa seluruh syarat serta ketentuan pertarungan, termasuk kalkulasi pembagian persentase hadiah seandainya terjadi proses penawaran (bid), bakal diatur lewat resolusi terpisah dengan mengedepankan aspek keadilan, transparansi, serta keseimbangan kepentingan kedua belah pihak.

Aturan tersebut menegaskan tidak akan ada izin khusus tambahan yang diterbitkan hingga duel wajib tersebut rampung digelar atau kedua pihak mencapai kesepakatan bersama. Sejalan dengan hal itu, laga penyatuan gelar tidak diizinkan berlangsung selama divisi tersebut belum memiliki juara tunggal.

Sementara itu, Samedov yang kini menyandang status juara dunia dipersilakan untuk ambil bagian dalam laga bertanding sesuai deretan jadwal yang telah disusun pada resolusi tersebut. Semua regulasi WBA yang berlaku bakal terus mengikat seluruh aktivitasnya selama memegang sabuk juara.

WBA menerangkan bahwasanya lahirnya resolusi ini berakar dari instruksi yang diterbitkan Komite Kejuaraan WBA pada 2 Juni lalu. Saat itu, pertarungan wajib diperintahkan untuk mempertemukan Carace yang menjabat juara divisi dengan Samedov selaku pemegang sabuk Kejuaraan Interim.

Proses negosiasi sempat berjalan antara Queensberry Promotions selaku perwakilan Carace dengan Titov Boxing Promotions yang menaungi Samedov. Sayangnya, kedua belah pihak gagal mencapai titik temu yang pasti.

Draf kontrak yang disodorkan Queensberry pada pertengahan Juli awalnya merencanakan gelaran laga tersebut bertempat di Irlandia Utara, Britania Raya.

Kondisi lantas semakin rumit usai Dewan Kontrol Tinju Inggris atau BBBC menolak permohonan Samedov untuk naik ring di wilayah Inggris Raya. Ketetapan tersebut kemudian dikuatkan oleh otoritas Inggris setelah memeriksa dokumen kewarganegaraan serta status domisili petinju yang bersangkutan. Alhasil, pembicaraan antar kedua promotor terpaksa dihentikan sementara.

Memasuki tanggal 17 Agustus, Queensberry Promotions melayangkan permohonan izin khusus kepada WBA berlandaskan Aturan C.40 supaya Carace diizinkan melakoni laga pertahanan sukarela sembari menunggu penyelesaian masalah seputar duel wajib.

Dalam permohonannya, mereka menegaskan bahwa terhambatnya laga wajib tersebut murni dipicu oleh keputusan regulasi dari pihak BBBC, bukan karena tindakan dari sang juara maupun promotor yang menaunginya.

Terkini