BRIN

BRIN dan Bappenas Kolaborasi untuk Satu Data Indonesia yang Akurat

BRIN dan Bappenas Kolaborasi untuk Satu Data Indonesia yang Akurat
BRIN dan Bappenas Kolaborasi untuk Satu Data Indonesia yang Akurat

JAKARTA - Nota kesepahaman (MoU) antara BRIN dan Bappenas semakin mendekatkan Indonesia pada integrasi data dalam pembangunan nasional. 

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat penyelenggaraan data pembangunan yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, yang merupakan fondasi utama bagi keberhasilan perencanaan pembangunan Indonesia ke depan.

Kepala BRIN, Arif Satria, menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat penting dalam mendukung kebijakan pembangunan yang berbasis pada data. 

"Kami siap mendukung Menteri Bappenas dalam penguatan tata kelola data, pengembangan komputasi big data menggunakan high-performance computer, pengembangan metodologi analisis, serta pemanfaatan data untuk penyusunan dokumen perencanaan pembangunan," ungkap Arif.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, kedua institusi ini akan melakukan berbagai pengembangan teknis yang bertujuan untuk menghasilkan analisis berbasis bukti yang akan mendorong kebijakan lebih tepat sasaran. 

Menurut Arif, keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan, sehingga Satu Data Indonesia menjadi sangat penting untuk memastikan setiap keputusan yang diambil sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Pentingnya Satu Data Indonesia dalam Perencanaan Pembangunan

Satu Data Indonesia, yang kini menjadi salah satu prioritas pemerintah, diharapkan mampu menjadi pondasi yang kokoh dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih akurat. 

Dengan data yang terintegrasi, setiap sektor pembangunan dapat dipantau dan dievaluasi dengan lebih baik. Arif menambahkan bahwa, melalui kerjasama dengan Bappenas, BRIN dapat berkontribusi besar dalam menyediakan data yang lebih terpercaya, yang pada gilirannya akan mendukung keberhasilan program-program pembangunan.

"Memiliki data yang tepat dan up-to-date adalah hal yang krusial. Tanpa data yang akurat, perencanaan pembangunan akan berjalan dengan cacat, bahkan bisa menyebabkan kebijakan yang tidak tepat sasaran," jelas Arif. 

Kolaborasi ini memungkinkan data dari berbagai sektor untuk digabungkan, diproses, dan dianalisis dengan metode ilmiah yang lebih canggih. Dalam jangka panjang, pengelolaan data yang lebih baik diharapkan akan mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang menjadi agenda dunia.

Penguatan Tata Kelola Data untuk Pembangunan Nasional yang Lebih Terintegrasi

Kerja sama antara BRIN dan Bappenas ini juga akan melibatkan kementerian dan lembaga lainnya yang memiliki peran penting dalam tata kelola data nasional. Pemerintah berharap agar dengan adanya sinergi yang kuat antar lembaga, data pembangunan di Indonesia dapat lebih terintegrasi dan saling mendukung. 

"Kami berharap nota kesepahaman ini dapat diimplementasikan untuk mendukung terwujudnya data dasar riset dan inovasi yang akurat, serta memperkuat analisis kebijakan berbasis ilmu pengetahuan," tambah Arif.

Kolaborasi ini akan menciptakan peluang untuk membangun ekosistem riset dan inovasi yang lebih kuat, yang tidak hanya menguntungkan pemerintah, tetapi juga masyarakat. 

Melalui pengembangan dan pemanfaatan data yang tepat, BRIN dan Bappenas ingin memastikan bahwa kebijakan pembangunan nasional tidak hanya berbasis teori, tetapi juga didukung oleh fakta-fakta yang ada di lapangan.

Aplikasi Citra Satelit dengan AI untuk Pengembangan Riset

Selain penguatan tata kelola data, BRIN juga tengah melakukan riset yang sangat menarik terkait dengan citra satelit menggunakan kecerdasan buatan (AI). Dengan teknologi ini, BRIN berencana untuk menghasilkan foto atau gambar satelit yang tidak hanya berupa visual, tetapi juga disertai dengan narasi analisis yang dapat membantu pengambilan keputusan dalam berbagai sektor, termasuk perencanaan pembangunan dan pemantauan perubahan lingkungan.

Arif berharap, riset ini bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap pengambilan kebijakan yang lebih tepat dan responsif terhadap dinamika yang terjadi di lapangan.

"Melalui teknologi citra satelit yang terintegrasi dengan AI, kami dapat memberikan analisis yang lebih komprehensif, yang tidak hanya bermanfaat untuk Bappenas, tetapi juga untuk kementerian dan lembaga lainnya," ujar Arif.

Meningkatkan Sinergi untuk Pembangunan Ekonomi yang Lebih Baik

Berkolaborasi dengan berbagai lembaga riset dan pemerintah, BRIN berharap kerja sama ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkeadilan. 

"Semoga kerjasama ini bisa semakin sinergis menjadi pilar penting dalam mewujudkan visi Presiden dan mempercepat tercapainya pertumbuhan ekonomi nasional yang kuat dan berkeadilan," tutup Arif dengan penuh optimisme.

Melalui kolaborasi antara BRIN dan Bappenas ini, Indonesia semakin maju dalam mengelola data untuk mendukung pembangunan yang lebih baik. Dengan pengelolaan data yang lebih terintegrasi, pembangunan akan lebih terarah dan dapat meminimalkan kesalahan dalam perencanaan. Ini adalah langkah strategis yang diambil pemerintah untuk memastikan masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index