Delegasi Indonesia ke Iran Sampaikan Belasungkawa dan Misi Damai

Sabtu, 11 Juli 2026 | 16:39:01 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengungkapkan bahwa delegasi Indonesia telah menyampaikan pesan perdamaian saat bertemu Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, di Mashhad, Jumat (10/7/2026).

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Yahya Cholil Staquf mengungkapkan bahwa delegasi resmi Indonesia telah menyampaikan pesan penting terkait perdamaian saat mengadakan pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, di Mashhad pada Jumat (10/7/2026). Figur tersebut kini tengah dipercaya untuk memimpin tim perunding dari pihak Iran dalam proses negosiasi bilateral dengan Amerika Serikat.

Dalam agenda pertemuan tersebut, rombongan utusan dari Indonesia tidak sekadar menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, melainkan juga mengemban misi khusus guna mendorong penyelesaian konflik regional secara damai.

“Ketua MPR (Ahmad Muzani), selain menyampaikan belasungkawa atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, juga menyatakan bahwa pemerintah Indonesia berharap proses yang sedang berlangsung mengarah pada perdamaian. Di samping untuk takziah, delegasi ini memang diberi misi untuk mendorong dan menyerukan perdamaian,” ungkapnya memberikan penjelasan.

Pada kesempatan yang sama, disampaikan pula rasa belasungkawa atas nama seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama atas berpulangnya Sayyid Ali Khamenei. Ditegaskan pula bahwa sejak awal mula konflik terjadi, organisasi tersebut secara konsisten terus mengajak segenap warganya agar senantiasa mendoakan keselamatan serta kemaslahatan umat Islam dan bangsa Iran.

“Saya menyampaikan bahwa saya mewakili seluruh warga Nahdlatul Ulama menyatakan belasungkawa atas wafatnya Sayyid Ali Khamenei. Sejak awal konflik, Nahdlatul Ulama telah menyerukan kepada seluruh warganya untuk terus mendoakan keselamatan dan kemaslahatan umat Islam, juga bagi Iran,” ujarnya menegaskan komitmen spiritual tersebut.

Diharapkan agar berbagai macam langkah diplomasi yang kini tengah ditempuh dapat membuahkan hasil berupa perdamaian yang membawa dampak kemaslahatan luas, tidak hanya untuk wilayah kawasan Timur Tengah semata, melainkan juga bagi segenap umat manusia.

“Semoga semuanya berakhir dengan perdamaian dan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh umat manusia,” pungkasnya menutup pernyataan resmi tersebut.

Rombongan delegasi resmi dari Indonesia yang berangkat menuju Iran guna memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum terdiri atas lima tokoh penting, dengan rincian sebagai berikut: Ketua MPR RI Ahmad Muzani Menteri Luar Negeri Sugiono Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Syafiq A Mughni Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Santo Darmosumarto

Terkini