Sakti Wahyu Trenggono Minta Pasar Ikan Bintaro Mataram Ditata Kembali

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:06:01 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono melayangkan permintaan agar kondisi area di Pasar Ikan Bintaro, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) segera dibenahi. Langkah ini diperlukan agar hasil pembangunannya berjalan selaras dengan proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

"Proses pembangunan KNMP Bintaro sudah berjalan baik, tapi kondisi pasar ikan perlu dikoreksi untuk diperbaiki lagi," kata Sakti Wahyu Trenggono, di sela memantau proyek KNMP Bintaro, di Kota Mataram, Jumat.

Proyek infrastruktur KNMP Bintaro direalisasikan menggunakan alokasi anggaran senilai Rp11,9 miliar lebih yang pengerjaannya dikelola secara penuh oleh pihak pemerintah pusat. Dalam hal ini, Pemerintah Kota Mataram bertindak menyediakan lahan serta menerima penyerahan aset bangunan yang telah rampung.

Saat melakukan kunjungan kerja tersebut, Menteri KP tampak didampingi oleh Gubernur NTB H Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB Hj Indah Dhamayanti Putri beserta jajaran dinas terkait. Selepas memantau KNMP Bintaro, rombongan bertolak menuju Masjid Al Hamidah untuk menunaikan ibadah Shalat Jumat sebelum bertolak ke kabupaten lain.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H Lalu Alwan Basri mengonfirmasi bahwa poin-poin yang menjadi bahan evaluasi dari Kementerian KP terkait kondisi Pasar Ikan Bintaro bakal segera ditindaklanjuti secara serius oleh Pemerintah Kota Mataram.

Kondisi pasar ikan yang berada di sisi utara kawasan KNMP tersebut dinilai belum tertata secara rapi lantaran proses pengerjaannya baru menyentuh fase pembangunan pertama, termasuk aspek fasilitas pendukungnya yang masih minim.

"Untuk penataan los pasar, sampah, dan instalasi pengelolaan air limbah, segera kami perbaiki agar bisa menjadi kawasan terpadu dengan KNMP Bintaro," katanya.

Mengacu pada laporan data tanggal 25 Juni 2026 yang dijabarkan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ade Tajudin Sutiawarman, persentase realisasi pengerjaan fisik untuk KNMP Bintaro telah menyentuh angka 94,24 persen.

"Dari 24 jenis pekerjaan yang dikerjakan di KNMP Bintaro, sebagian besar sudah rampung 100 persen. Sisanya sebanyak 8 jenis pekerjaan tinggal penyelesaian akhir," katanya pula.

Ade Tajudin merinci bahwa 8 bagian pekerjaan yang sekarang sedang berada dalam fase finalisasi mencakup pembangunan selter pendaratan ikan dengan capaian 99,49 persen, kantor pengelola 99,98 persen, tempat ibadah 99,18 persen, serta gapura 98,76 persen.

Di sisi lain, terdapat 16 item pekerjaan di kawasan KNMP Bintaro yang telah selesai sepenuhnya. Fasilitas tersebut meliputi balai pertemuan nelayan, shelter cool box, pos penjagaan, fondasi pabrik es portabel, gudang beku portabel, bengkel nelayan, dan area pembuangan sampah.

"Diharapkan, KNMP tersebut dapat meningkatkan ekonomi masyarakat paling bawah bergerak dengan cepat memobilisasi kekuatan dan menggerakkan seluruh sektor ekonomi dan memberikan dampak besar, sesuai dengan target yang disampaikan Presiden Prabowo," katanya lagi.

Program KNMP ini merupakan salah satu agenda prioritas dari Presiden yang memperoleh atensi besar dari publik karena tidak cuma menitikberatkan pada aspek infrastruktur fisik semata, melainkan menyentuh dimensi sosial, finansial, dan keberlanjutan.

"Selain itu, mendukung pemerataan pembangunan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil," katanya pula.

Terkini