iPhone 12 Pro Rp4 Jutaan Simak Perbandingan dengan HP Android Baru

Senin, 20 Juli 2026 | 04:39:31 WIB
iPhone 12 Pro.

JAKARTA — Penurunan harga iPhone 12 Pro ke rentang Rp4 jutaan hingga Rp6 jutaan pada 2026 kembali memikat minat para pembeli ponsel di tanah air.

Perangkat flagship bekas keluaran Apple ini menjadi jalan pintas bagi mereka yang ingin mencicipi ekosistem iOS tanpa merogoh kocek terlalu dalam.

Walau begitu, pertimbangan memboyong gawai ini tidak sekadar berpatokan pada label harganya yang kian miring.

iPhone 12 Pro menyimpan sejumlah keunggulan menawan, tetapi juga menyisakan keterbatasan jika dibandingkan dengan jajaran Android baru di segmen harga serupa.

Dari aspek material, penggunaan bingkai stainless steel berdesain datar masih memancarkan kesan mewah dan teruji kokoh.

Panel layar 6,1 inci yang diusungnya membuat genggaman tangan terasa pas dan sangat nyaman sewaktu digunakan sehari-hari.

Sektor dapur pacu yang ditenagai chip Apple A14 Bionic pun terbukti masih tangguh menyapu beragam tugas harian hingga gim berat seperti Genshin Impact.

Meski demikian, beberapa pengguna mendapati responsivitas navigasi sedikit melambat setelah melakukan pembaruan ke sistem iOS terbaru.

Di sisi lain, jajaran ponsel Android gress seharga Rp5 jutaan menawarkan keunggulan tajam pada bagian layar dan daya tahan.

Hampir sebagian besar Android baru sudah membekali layarnya dengan panel AMOLED refresh rate 120 Hz serta baterai berkapasitas 5.000 mAh.

Sebaliknya, iPhone 12 Pro masih bertahan dengan laju penyegaran layar 60 Hz dan tangki baterai 2.815 mAh yang lekas terkuras.

Nilai plus iPhone 12 Pro kembali terlihat pada performa kamera, khususnya kemampuan perekaman video 4K 60 fps yang sangat stabil.

Pengambilan foto di kondisi terang menyajikan warna natural, meski kualitas jepretan malam hari mulai tersaing oleh Android kelas menengah.

Pilihan akhirnya kembali pada kebutuhan, apakah lebih mengutamakan kestabilan perekaman video iOS atau mengejar daya tahan baterai serta layar mulus khas Android.

Terkini