JAKARTA - Petenis Indonesia Muhammad Rifqi Fitriadi memanfaatkan keberhasilannya merebut tiga gelar dalam rentang tiga pekan terakhir di ajang ITF M15 Wuning, China, sebagai modal penting menatap Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Tak hanya itu, torehan tiga gelar tersebut menjadi amunisi krusial demi membuka peluang berlaga pada turnamen berskala Challenger.
"Di dalam tiga minggu terakhir, saya bisa mengambil juara tunggal dan juara ganda. Itu bekal yang bagus juga buat ke Asian Games, dan juga modal poin untuk bisa tanding ke turnamen yang lebih tinggi lagi, Challenger. Pasti butuh konsistensi untuk bisa lebih meningkat lagi," kata Rifqi, Selasa (21/7/2026).
Rifqi merampungkan seri keempat ITF M15 Wuning lewat raihan ganda, yakni juara sektor tunggal dan ganda. Pada nomor tunggal, ia menundukkan seeded ketiga asal Korea Selatan Hoyoung Roh lewat skor 6-4, 6-3 di partai pamungkas, Minggu (19/7).
Sehari mendahuluinya, ia bersama petenis Armenia Daniil Sarksian merengkuh trofi ganda usai membungkus kemenangan atas ganda Taiwan Hsieh Cheng-Peng/Lai Chuan-Kai dengan skor 6-7(7), 7-6(5), 12-10.
Sebelumnya, Rifqi turut memenangi nomor tunggal pada seri kedua Wuning yang sekaligus memutus dahaga gelar ITF selama hampir tiga tahun. Bagi dirinya, seluruh hasil manis sepanjang empat pekan di China menyimpan makna mendalam.
"Tentu pencapaiannya dari empat ini semuanya spesial dan setiap momen terasa emosional. Sudah lama tidak naik podium, tidak dapat gelar, jadi rasanya benar-benar berasa spesial," ujar petenis berusia 27 tahun itu.
Rifqi menilai lonjakan performanya di musim ini tak lepas dari faktor pergantian raket yang kian padu dengan karakter permainannya, ditambah kematangan kontrol emosi di lapangan.
"Yang jadi pembeda salah satunya faktor raket, saya baru ganti awal tahun ini dan lebih cocok dengan permainan saya. Saya juga lebih dewasa, lebih tenang, lebih menikmati setiap pertandingan, sehingga bisa lebih fokus mengambil poin demi poin," kata Rifiqi.
Kendati baru saja merampungkan rangkaian laga di China, Rifqi langsung mengalihkan fokus ke agenda berikutnya dengan berlaga di ajang ITF M15 Bali yang bergulir pada 20-26 Juli.
Rifqi, yang bertengger sebagai unggulan keempat, bakal mengawali kiprahnya pada Rabu (22/7) dengan tampil di nomor tunggal serta ganda saat berduet dengan petenis Filipina Francis Casey Alcantara.