Baznas Harap Lulusan Beasiswa Rusia Perkuat Diplomasi Bangsa

Selasa, 21 Juli 2026 | 17:58:31 WIB
Lulusan Beasiswa Baznas Rusia Jadi Aset Diplomasi Indonesia [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menaruh harapan besar agar para alumni penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) di Rusia konsisten memberikan sumbangsih bagi nusa dan bangsa, serta mengeratkan jalinan kerja sama antara Indonesia dan Rusia pada berbagai sektor.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan para mahasiswa penerima bantuan pendidikan Baznas yang sukses merampungkan studi perguruan tinggi di kancah akademis global.

"Alhamdulillah, kami bersyukur atas kelulusan mahasiswa penerima beasiswa Baznas. Ini menjadi capaian yang membanggakan, tidak hanya bagi Baznas, tetapi juga para muzaki yang telah mengamanahkan zakatnya," kata Idy.

Idy mengemukakan bahwa prestasi para mahasiswa tersebut membuktikan bahwa dana zakat mampu mengambil peran penting dalam mendongkrak mutu Sumber Daya Manusia (SDM) lewat skema pendidikan yang berkesinambungan.

Ia memandang bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu instrumen taktis guna memutus rantai kemiskinan serta melahirkan generasi yang kompeten.

"Para penerima beasiswa ini adalah bagian dari ikhtiar Baznas dalam menghadirkan generasi unggul. Ketika anak-anak bangsa mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan terbaik, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh keluarga, masyarakat, dan negara," ujarnya.

Idy turut menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow, Rusia, yang senantiasa mendampingi serta mendukung mahasiswa asal Indonesia selama menempuh masa kuliah di Negeri Beruang Merah.

Di sisi lain, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Moskow Khoirul Rosyadi berpandangan bahwa wisuda para penerima beasiswa ini bukanlah titik akhir perjalanan, melainkan permulaan dari kewajiban yang lebih berat sebagai kaum terpelajar.

"Beasiswa yang ananda terima hari ini adalah amanah dari para muzaki melalui Baznas. Ini adalah titipan umat. Untuk itu setelah lulus, ananda memiliki tanggung jawab moral untuk mengamalkan ilmu demi kemajuan bangsa dan negara," kata Khoirul Rosyadi.

Rosyadi menambahkan bahwa para mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Rusia memegang peranan strategis sebagai penggerak diplomasi antarwarga (people-to-people diplomacy) di antara dua negara.

"Pengalaman belajar di Rusia menjadi modal penting untuk membawa perspektif global, sekaligus tetap berakar pada kebutuhan bangsa. Jadilah generasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ucap Khoirul Rosyadi.

Terkini