Prediksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Unggulan Rabu Ini

Rabu, 22 Juli 2026 | 00:54:01 WIB
Ilustrasi Saham IHSG.

JAKARTA - Sejumlah analis memproyeksikan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan terbatas dan menyodorkan rekomendasi saham unggulan pada perdagangan Rabu.

Berdasarkan data BEI pada Selasa, IHSG ditutup menguat 1,74 persen menuju posisi 6.340,02. Sepanjang sesi, indeks melaju dalam rentang 6.247,35 hingga 6.340,02 dengan rincian 439 saham menguat, 221 melemah, serta 305 stagnan.

Deretan saham milik Happy Hapsoro tampak kompak melesat, di antaranya PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) naik 8,02 persen ke Rp1.010, PT Sanurhasta Mitra Tbk. (MINA) naik 5,59 persen ke Rp302, PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) naik 4,92 persen ke Rp960, dan PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) naik 3,12 persen ke Rp5.125.

Laju penguatan turut dirasakan saham Grup Prajogo Pangestu, seperti PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) naik 4,17 persen ke Rp3.500, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) naik 3,33 persen ke Rp1.860, serta PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) melonjak 9,02 persen ke Rp725.

Selain itu, reli juga dialami oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) yang melesat 9,70 persen ke Rp735, PT Petrosea Tbk. (PTRO) menguat 8,50 persen ke Rp4.470, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) naik 6,13 persen ke level Rp2.250.

Saham-saham konglomerasi Anthoni Salim tidak ketinggalan menguat, melingkupi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) naik 1,45 persen ke Rp7.000, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) naik 0,74 persen ke Rp6.850, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) naik 1,13 persen ke Rp1.340, dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) naik 0,89 persen ke Rp565.

Tim riset MNC Sekuritas memaparkan bahwa posisi IHSG saat ini tengah berada pada bagian dari wave iii dari wave (c) dari wave [iv]. Kondisi teknikal ini menandakan indeks masih menyimpan potensi penguatan untuk menguji rentang 6.355 hingga 6.398.

"Namun, cermati adanya potensi koreksi dalam jangka pendek untuk menguji 6.274-6.307," tulis tim riset MNC Sekuritas dalam laporan analisisnya.

Analis menakar area support IHSG berada di kisaran 6.111 dan 5.839, sementara batas resistance berada di level 6.377 serta 6.599. Investor disarankan mempertimbangkan opsi buy on weakness pada saham MAPA, MDKA, dan TLKM, serta trading buy untuk saham BRMS.

Memasuki sesi perdagangan, pergerakan IHSG turut diwarnai antisipasi kebijakan suku bunga acuan. Hasil riset BIG Consensus Insights mencatat 55,56 persen responden memproyeksikan BI akan mengerek suku bunga, sedangkan 44,44 persen lainnya memperkirakan suku bunga bertahan di angka 5,75 persen.

Head of Research KISI Sekuritas Muhammad Wafi memprediksi, andaikata suku bunga dinaikkan, IHSG berisiko tertekan kembali menuju 6.000 hingga 6.100. Sebaliknya, bila BI mempertahankan suku bunga dan melepas sinyal dovish, indeks berpeluang melesat ke level 6.400 hingga 6.500.

"Jika naik lagi, tekanan balik ke 6.000—6.100. Higher for longer hingga akhir tahun [membuat] upside terbatas. Base case IHSG masih 6.000—6.500. Penentu terbesar tetap MSCI November, bukan level BI Rate," tegas Wafi.

Berdasarkan data IDX Mobile pada Rabu pukul 09.10 WIB, IHSG resmi dibuka di zona hijau dengan menguat 0,47 persen ke posisi 6.365,71. Sebanyak 321 saham tercatat menguat, 212 saham melemah, dan 432 saham bergerak stagnan dengan nilai kapitalisasi pasar menembus Rp11.133 triliun.

Terkini