TMMIN dan Universitas Udayana Kolaborasi Hadirkan Pembelajaran Industri

Kamis, 23 Juli 2026 | 01:01:31 WIB
TMMIN-Universitas Udayana Hadirkan Pembelajaran Berbasis Industri [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) bersama Universitas Udayana Bali merajut kerja sama strategis guna menghadirkan pengalaman belajar yang mampu menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan praktik nyata di sektor industri.

Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto di Denpasar, Bali, mengatakan ini merupakan bentuk kolaborasi antara industri dan pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing.

“Kami berharap pengalaman ini menumbuhkan cara berpikir yang kritis, rasa ingin tahu yang tinggi, serta keberanian untuk terus memperbaiki setiap proses. Bekal inilah yang akan mereka bawa saat memasuki dunia industri,” kata Nandi.

Lebih lanjut, pihak TMMIN turut melaksanakan peninjauan langsung ke Lean Manufacturing Laboratory yang berada di bawah naungan Fakultas Teknik Universitas Udayana, dengan agenda utama meninjau implementasi penerapan Toyota Production System (TPS) secara nyata di dalam kurikulum proses pembelajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Nandi memperkenalkan sekaligus berbagi pengalaman panjang Toyota dalam membangun budaya kerja korporasi yang telah mengakar selama puluhan tahun.

Ia memaparkan berbagai aspek yang menjadi fondasi budaya tersebut, mulai dari kepemimpinan hingga nilai-nilai perusahaan yang dipegang teguh oleh Toyota, yaitu integritas, visioner, menghargai, kepemilikan, inovatif, dan kerja sama.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya prinsip Bad News First, yakni keberanian menyampaikan persoalan sejak dini agar solusi dapat segera dirumuskan dan diterapkan.

“Melalui TPS, setiap orang didorong untuk tidak berhenti pada penyelesaian masalah di permukaan, tetapi berani mencari akar persoalannya, mengambil keputusan berdasarkan fakta, dan terus melakukan perbaikan,” ujar Nandi.

Selain itu, ia juga menjelaskan makna Genba dalam budaya Toyota, yaitu “tempat sebenarnya” atau lokasi berlangsungnya suatu proses.

Melalui pendekatan tersebut, setiap persoalan dapat dipahami secara langsung di lapangan sehingga solusi yang diambil didasarkan pada fakta, bukan sekadar asumsi.

Di samping itu, aktivitas Genba ini pun diposisikan sebagai pilar esensial dalam pengamalan filosofi Kaizen, yang mencerminkan semangat menggelora untuk melakukan perbaikan secara berkesinambungan melalui serangkaian langkah taktis kecil yang dieksekusi secara konsisten.

Sementara itu, Universitas Udayana tercatat sebagai salah satu dari total 10 institusi perguruan tinggi pilihan yang memperoleh program pendampingan khusus dari TMMIN dalam hal adopsi sistem TPS secara bertahap. 

Rangkaian program ini diawali lewat inisiasi pengembangan laboratorium TPS di dalam kampus, dilanjutkan dengan transfer pemahaman komprehensif mengenai konsep Lean Manufacturing kepada jajaran dosen serta mahasiswa, hingga bermuara pada pembentukan kurikulum aplikatif yang siap diintegrasikan ke dalam mata kuliah.

Pada tahap lanjutan, pihak universitas secara aktif didorong agar mampu mengembangkan sendiri implementasi TPS yang telah ditransfer, dengan muara akhir agar para lulusan mahasiswa nantinya benar-benar cakap dalam menerapkan ilmu tersebut secara langsung tatkala terjun ke dunia industri kerja.

Terkini