Strategi ACES Perkuat Bisnis Sambut Kembalinya Ace Hardware

Kamis, 23 Juli 2026 | 01:38:32 WIB
Kuda-kuda Aspirasi Hidup (ACES) Hadapi Kembalinya Ace Hardware [FOTO: NET].

JAKARTA — Pihak manajemen PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES) mengambil langkah proaktif dengan memilih untuk memperkuat fondasi bisnis serta mengakselerasi ekspansi guna menghadapi ketatnya tingkat persaingan di kancah pasar ritel perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup.

Langkah strategis tersebut diambil menyusul adanya rencana korporasi dari PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang dipastikan bakal memboyong kembali merek global ACE Hardware ke pasar domestik Indonesia pada Juli 2026. 

Alih-alih melakukan revisi target bisnis secara pesimistis, pihak ACES justru tetap teguh mempertahankan rencana ekspansi mereka, sembari memandang positif bahwa kembalinya berbagai pemain lain ke dalam industri ritel perlengkapan rumah tangga ini justru merefleksikan besarnya potensi serta luasnya ceruk pasar di Indonesia.

Head of Corporate Communications & Sustainability PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. Melinda Pudjo menyatakan bahwa perseroan secara terbuka menyambut iklim kompetisi usaha yang sehat dan senantiasa berfokus memberikan nilai serta pengalaman terbaik bagi pelanggan.

“Kami melihat pasar ritel kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup di Indonesia masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Kehadiran kembali berbagai pemain di industri ini justru menunjukkan bahwa pasar tersebut tetap menarik dan memiliki peluang yang luas untuk dikembangkan,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga : Aspirasi Hidup (ACES) Cetak SSSG Tumbuh 2,2% Semester I/2026, Ekspansi 20 Gerai

Dalam upaya menangkis persaingan pasar, ACES memfokuskan strategi untuk mempertajam diferensiasi dari dua merek andalan mereka. Merek AZKO diposisikan secara khusus sebagai your home life improvement partner, sementara lini merek NEKA dikembangkan sebagai penyedia produk kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup dengan kisaran harga yang lebih terjangkau.

Seluruh rangkaian penguatan tersebut akan diimplementasikan melalui perluasan jaringan toko, inovasi produk yang berkelanjutan, peremajaan konsep gerai (rejuvenation), serta peningkatan kualitas pengalaman belanja berbasis omnichannel.

Lebih lanjut, Melinda menegaskan bahwa pihak manajemen ACES tidak melakukan perubahan apa pun terhadap target ekspansi tahunan yang telah ditetapkan sebelumnya. Perseroan tetap membidik pembukaan sekitar 25 hingga 30 gerai AZKO—terutama menyasar wilayah kota tier 2 dan tier 3—serta penambahan 40 sampai 50 gerai NEKA di berbagai daerah di seluruh penjuru Indonesia sepanjang tahun 2026.

Ia juga menekankan bahwa agenda ekspansi ini akan tetap dijalankan secara selektif dan penuh kehati-hatian (prudent), dengan senantiasa mempertimbangkan aspek potensi serapan pasar, tingkat kebutuhan riil pelanggan, serta prospek jangka panjang di masing-masing wilayah.

“Kami melihat masih terdapat peluang pertumbuhan yang luas di berbagai daerah, seiring dengan semakin beragamnya kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

Ditinjau dari catatan performa operasional selama paruh pertama tahun ini, perseroan sukses membukukan pertumbuhan penjualan toko yang sama atau same store sales growth (SSSG) sebesar 2,2 persen secara tahunan (year on year). Realisasi capaian tersebut terpantau masih berada dalam rentang koridor target SSSG tahunan yang dipatok perseroan di kisaran 2 hingga 4 persen.

Secara regional, sebaran SSSG wilayah Jakarta tercatat tumbuh paling tinggi di angka 4,4 persen, disusul oleh performa wilayah Jawa di luar Jakarta sebesar 3,0 persen, serta kontribusi wilayah di luar Pulau Jawa yang mengalami kenaikan sebesar 0,3 persen.

Sebagai catatan historis, dulunya hak kepemilikan lisensi atas merek Ace Hardware dipegang oleh PT Ace Hardware Indonesia Tbk., yang kini telah melakukan perubahan nama resmi korporasi menjadi PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES). Pihak ACES tercatat telah merajut kerja sama lisensi eksklusif dengan Ace Hardware International Holdings sejak tahun 1996. Perjanjian lisensi berdurasi 15 tahun tersebut sempat diperpanjang beberapa kali, hingga akhirnya resmi dihentikan pada akhir tahun 2024 silam.

Pasca berakhirnya kerja sama tersebut, ACES langsung menginisiasi langkah rebranding total pada seluruh jaringan gerainya dengan memperkenalkan AZKO sebagai jenama eksklusif milik perseroan.

 Transformasi korporasi ini mulai dieksekusi sejak awal tahun 2025 sebagai bagian dari strategi utama untuk memperkokoh identitas sekaligus posisi tawar perusahaan di kancah ritel perlengkapan rumah tangga dan gaya hidup Indonesia.

Di sisi lain, Wakil Presiden Direktur sekaligus CEO PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) VP Sharma telah memberikan konfirmasi resmi perihal rencana membimbing masuk kembali merek terkenal tersebut ke Indonesia. 

Sharma menjelaskan bahwa ekspansi merek Ace Hardware ini akan diawali dalam skala yang relatif moderat, yakni melalui pembukaan 5 hingga 7 gerai perdana yang dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir bulan Juli atau awal Agustus 2026 mendatang.

Kehadiran lini bisnis Ace Hardware yang berfokus pada perdagangan aneka perlengkapan rumah tangga ini sekaligus menandai babak diversifikasi segmen bisnis baru bagi MAP Group, yang selama ini jauh lebih identik dengan portofolio produk lifestyle, fesyen, serta makanan dan minuman (F&B).

Terkini