Bank CTBC Indonesia Terapkan Penurunan Laba Bersih Semester I-2026

Senin, 27 Juli 2026 | 01:51:01 WIB
Bank CTBC Indonesia.

JAKARTA - PT Bank CTBC Indonesia mencatatkan penurunan laba bersih menjadi Rp37,55 miliar hingga periode akhir Juni 2026, atau merosot 36,5 persen bila dibandingkan dengan capaian semester I-2025 yang menembus Rp59,16 miliar.

Penurunan profitabilitas tersebut terjadi di tengah pertumbuhan pendapatan bunga bersih, akibat tertekan oleh kenaikan beban operasional, tingginya kerugian penurunan nilai aset keuangan, serta timbulnya rugi dari penjualan aset keuangan.

Berdasarkan publikasi laporan keuangan resmi perseroan pada Senin (27/7/2026), pendapatan bunga bersih terhitung naik 7,6 persen menjadi Rp506,37 miliar pada semester I-2026 dari angka Rp470,39 miliar pada periode setara tahun lalu.

Kenaikan tersebut terutama disokong oleh penurunan beban bunga sebesar 12,6 persen menjadi Rp366,55 miliar, kendati perolehan pendapatan bunga terkoreksi tipis 1,9 persen menjadi Rp872,93 miliar.

Namun demikian, perbaikan pada marjin bunga belum cukup kuat untuk menahan lonjakan beban operasional perseroan.

Pos pendapatan dan beban operasional lainnya mencatatkan beban bersih senilai Rp457,83 miliar, atau membengkak 16,2 persen jika disandingkan dengan posisi Rp393,96 miliar pada semester I-2025.

Tekanan berat tersebut mendorong laba operasional turun sebesar 36,5 persen menjadi Rp48,55 miliar dari sebelumnya Rp76,42 miliar, yang kemudian menyeret laba sebelum pajak menyusut menjadi Rp48,80 miliar dari Rp76,48 miliar.

Kinerja keuangan perseroan turut tertahan oleh peningkatan kerugian penurunan nilai aset keuangan yang melonjak hampir dua kali lipat menjadi Rp63,64 miliar dari angka Rp34,30 miliar pada semester I-2025.

Selain itu, pihak bank mencatatkan rugi penjualan aset keuangan mencapai Rp46,07 miliar, berbalik dari periode yang sama tahun lalu yang mampu mencetak keuntungan sebesar Rp2,89 miliar.

Di sisi lain, pendapatan dari transaksi spot dan derivatif mengalami peningkatan drastis menjadi Rp93,08 miliar dari sebelumnya Rp42,27 miliar pada semester I-2025, meski belum mampu menutupi beban operasional lainnya.

Beban tenaga kerja tercatat relatif stabil pada kisaran Rp245,98 miliar dari Rp249,51 miliar, sementara beban promosi turun menjadi Rp1,45 miliar dan beban lainnya naik menjadi Rp137,62 miliar.

Kinerja komprehensif perseroan turut berbalik dari posisi surplus Rp55,67 miliar pada semester I-2025 menjadi rugi Rp76,36 miliar pada semester I-2026 karena pengaruh dinamika nilai wajar instrumen keuangan.

Kondisi tersebut menyebabkan total laba atau rugi komprehensif Bank CTBC Indonesia berbalik mencatatkan rugi Rp38,81 miliar per Juni 2026, dari sebelumnya mengantongi laba komprehensif Rp114,83 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Terkini