Total Harta Destry Damayanti Gubernur BI Sementara Capai Rp100 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 | 02:00:31 WIB
Destry Damayanti.

JAKARTA - Destry Damayanti resmi ditunjuk sebagai Gubernur sementara Bank Indonesia (BI) untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari posisinya.

Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi pada Senin (27/7/2026).

Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini merupakan ekonom senior yang berpengalaman panjang di sektor kebijakan makroekonomi, pasar keuangan, dan perbankan.

Ia meraih gelar Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat.

Destry mengawali kariernya sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000–2003, lalu mengajar di Universitas Indonesia pada 2005–2006.

Mengutip data e-LHKPN KPK periodik 2025 yang dilaporkan pada 19 Maret 2026, mantan Deputi Gubernur Senior BI ini tercatat mengantongi kekayaan mencapai Rp100,236 miliar.

Aset tanah dan bangunan milik Destry menjadi penyumbang terbesar dengan nilai keseluruhan mencapai Rp57,107 miliar.

Aset tersebut tersebar di pelbagai wilayah, antara lain tanah seluas 336 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp7,5 juta dan bangunan 38 m2 di Jakarta Utara senilai Rp350 juta.

Selain itu, ia memiliki properti di Pandeglang, Serang, Tangerang, serta beberapa unit tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dengan nilai berkisar Rp3,5 miliar hingga Rp20 miliar.

Pada kategori alat transportasi dan mesin, total aset yang tercatat bernilai Rp1,077 miliar.

Koleksi tersebut mencakup sepeda balap Litespeed Rp45 juta, sepeda lipat Dahon Rp1 juta, sepeda lipat listrik Pacific Rp3,5 juta, Hyundai Ioniq 5 Rp450 juta, Vespa Sprint S 150 Rp53 juta, serta mobil listrik BYD Seal Rp525 juta.

Selanjutnya, Destry mencatatkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp12,36 miliar, surat berharga sebesar Rp15,23 miliar, serta kas dan setara kas senilai Rp15,07 miliar.

Ia juga melaporkan aset harta lainnya sebesar Rp2,89 miliar beserta catatan kewajiban utang senilai Rp3,52 miliar.

Terkini