JAKARTA - PT Sinar Eka Selaras Tbk. (ERAL) membukukan kinerja yang solid sepanjang periode Januari sampai Juni 2026 dengan mengandalkan lompatan perolehan penjualan.
Laba bersih yang mampu dicetak oleh perseroan sukses mencapai angka Rp108,45 miliar pada periode enam bulan pertama tahun ini.
Berdasarkan publikasi laporan keuangan perseroan, ERAL mengantongi total penjualan senilai Rp3,68 triliun pada rentang Januari hingga Juni 2026.
Torehan omzet tersebut tumbuh signifikan jika dibandingkan dengan raihan Rp2,61 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
Bila ditinjau dari tiap segmen pendapatan, penjualan perseroan ditopang utamanya oleh segmen aksesoris, IoT, serta lini lainnya yang menyumbang nilai sebesar Rp2,24 triliun.
Selain itu, lini bisnis fashion turut memberikan dorongan pendapatan bagi perseroan hingga mencapai angka Rp1,08 triliun.
Sementara itu, segmen telepon selular dan tablet membukukan pendapatan bersih sebesar Rp320,36 miliar, segmen komputer serta peralatan mencatat Rp93,71 miliar, dan segmen otomotif menorehkan Rp2,31 triliun.
Seiring kenaikan pada beberapa segmen penjualan, beban pokok penjualan ERAL tercatat membengkak menjadi Rp3,01 triliun per Juni 2026 dari sebelumnya Rp2,15 triliun pada Juni 2025.
Alhasil, torehan laba kotor perseroan berada di posisi Rp668,08 miliar, tetap merangkak naik dari pencapaian Rp462,80 miliar pada periode Januari sampai Juni 2025.
Setelah dikurangi beban pajak dan pos pengeluaran lainnya, ERAL meraup laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp108,45 miliar pada paruh awal 2026.
Realisasi tersebut melonjak 35,25 persen secara tahunan dibandingkan raihan Rp80,18 miliar pada periode setahun sebelumnya.
Mengenai aspek neraca, ERAL mengamankan total aset senilai Rp3,14 triliun per Juni 2026, meningkat dari posisi Rp3,08 triliun pada Desember 2025.
Sementara itu, kewajiban liabilitas perseroan tercatat melandai jadi Rp1,31 triliun dari semula Rp1,32 triliun pada Desember 2025, diiringi pertumbuhan ekuitas menjadi Rp1,82 triliun.