Bahlil: Harga Pertamax Turun Ikuti Harga Minyak Dunia

Senin, 03 Agustus 2026 | 19:57:31 WIB
Harga Pertamax Turun, Bahlil Sebut Ikuti Pasar Dunia [FOTO: NET].

JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi seperti Pertamax mengikuti pergerakan harga minyak dunia.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat menjelaskan penurunan harga Pertamax dari Rp16.250 per liter menjadi Rp15.950 per liter.

"Ya kan saya dari awal katakan bahwa menyangkut dengan BBM yang non-subsidi itu harganya itu kan memang akan mengikuti harga pasar dunia ICP. Jadi kalau harga dunianya turun, dengan sendirinya akan terkoreksi. Tapi kalau naik, pasti juga akan naik," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8/2026).

Bahlil menjelaskan harga minyak dunia saat ini mengalami penurunan sehingga harga BBM non-subsidi ikut terkoreksi.

"Dan sekarang kan lagi turun. Dan kemudian badan usaha swasta melakukan koreksi terhadap penurunan harga itu. Nah sekarang kan lagi turun kan," ucapnya.

Karena itu, Bahlil menegaskan harga BBM non-subsidi masih berpotensi mengalami kenaikan maupun penurunan sesuai perkembangan kondisi global.

Namun, dia memastikan harga BBM bersubsidi seperti Pertalite tidak akan mengalami kenaikan.

"Karena total pemakaian BBM 80 persen itu subsidi, yang non-subsidi itu 20 persen. Itu kan bagi yang mampu, bagi saudara-saudara kami yang mampu gitu. Tapi kalau yang 80 persen itu tetap menjadi bagian yang di tanggung jawab oleh pemerintah yaitu subsidi," kata Bahlil.

Untuk wilayah yang menerapkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT, berikut harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 1 Agustus 2026:

  • Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter, turun dari Rp16.250.
  • Pertamax Green 95: Rp16.600 per liter, turun dari Rp17.000.
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp18.300 per liter, turun dari Rp19.300.
  • Dexlite (CN 51): Rp19.700 per liter, tidak berubah.
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp21.150 per liter, tidak berubah.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi yang ditetapkan pemerintah masih tetap, yakni:

  • Pertalite: Rp10.000 per liter.
  • Biosolar: Rp6.800 per liter.

Terkini