Bocor Rencana IPO BUMN Kakap Pegadaian hingga Pelindo dari Danantara

Kamis, 06 Agustus 2026 | 04:36:01 WIB
Karyawan beraktivitas di kantor PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA - Sejumlah entitas BUMN berkapitalisasi pasar jumbo diproyeksikan bakal menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dalam peta jalan lima tahun yang disusun BP BUMN dan Danantara.

Agenda aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari peta strategi transformasi lima tahun yang tengah dimatangkan BP BUMN bersama Danantara Asset Management (DAM).

Dalam struktur perencanaan tersebut, transformasi BUMN dirancang bertahap, diawali konsolidasi dan restrukturisasi portofolio pada tahap pertama, disusul penguatan SDM dan budaya perusahaan pada tahap kedua.

Selanjutnya, tahap ketiga difokuskan pada percepatan inovasi serta integrasi teknologi AI, tahap keempat diarahkan pada penciptaan nilai lewat aksi korporasi, hingga tahap kelima untuk penetapan target berstandar global.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengutarakan bahwa prioritas pada tahun pertama atau 2026 berfokus pada penataan internal secara menyeluruh.

"Jadi tahun pertama ini kan kami tadi dengan bantuan Pak Purbaya tadi, tematik tahun ini kan ada seluruh perusahaan itu konsolidasi. Jadi konsolidasi dan restrukturisasi," ujar Dony di Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Setelah landasan konsolidasi dan kapabilitas internal rampung pada tiga tahun pertama, pelaksanaan IPO akan dipacu pada tahun keempat guna mendorong penciptaan nilai sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Dony menambahkan bahwa banyak entitas BUMN yang memiliki kapitalisasi pasar kuat sehingga sangat prospektif untuk diantarkan melantai di bursa saham.

Beberapa BUMN kelas kakap yang masuk dalam radar potensi IPO di antaranya PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, hingga PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports).

“Banyak perusahaan-perusahaan kami yang bagus, yang akan segera IPO. Contohnya masih ada Pegadaian, ada Pupuk Indonesia, banyak, ada Pelindo, ada Angkasa Pura, dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memang itu secara market cap bagus untuk kami IPO-kan nanti,” pungkasnya.

Terkini