JAKARTA - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) mencatatkan perolehan kinerja keuangan yang solid sepanjang periode Januari hingga Juni 2026, dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 6,92 persen secara tahunan.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, MIKA membukukan pendapatan usaha yang meningkat 8,01 persen year-on-year (YoY) dari Rp2,56 triliun menjadi Rp2,76 triliun pada semester pertama 2026.
Pertumbuhan pendapatan perseroan disokong oleh kinerja positif dari segmen operasional di berbagai wilayah operasional rumah sakit.
Di area Jakarta dan Jawa Barat, MIKA meraup pendapatan bersih senilai Rp2,10 triliun selama enam bulan pertama 2026.
Sementara itu, wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur mencatatkan kontribusi pendapatan bersih sebesar Rp665,34 miliar, diikuti oleh segmen pendapatan lain-lain yang naik menjadi Rp16,50 miliar.
Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan MIKA tercatat mengalami peningkatan menjadi Rp1,28 triliun per Juni 2026 dari posisi Rp1,16 triliun pada periode yang sama tahun 2025.
Setelah dikurangi beban operasional dan pajak, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 6,92 persen YoY menjadi Rp684,05 miliar dari sebelumnya Rp639,72 miliar.
Kenaikan laba bersih tersebut turut mendorong pertumbuhan laba per saham MIKA menjadi Rp49,25 per saham dari sebelumnya Rp46 per saham.
Dari sisi posisi keuangan, total aset MIKA meningkat menjadi Rp9,98 triliun per Juni 2026 dari Rp9,26 triliun pada akhir Desember 2025.
Total liabilitas perseroan juga mengalami kenaikan menjadi Rp1,71 triliun dari posisi Rp1,09 triliun pada akhir tahun lalu.
Sementara itu, ekuitas perseroan bergerak naik dan tercatat berada pada level Rp8,26 triliun hingga akhir Juni 2026.