IHSG Sesi I Mampu Menguat 1,26%, Saham JARR Jadi Top Gainer

Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:57:32 WIB
Pengunjung melihat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Sesi I parkir di zona hijau pada penutupan perdagangan siang hari ini, Selasa (18/8/2026).

Mengutip data IDX Mobile, IHSG melonjak 1,26% menuju posisi 6.482 pada Selasa (18/8/2026). Sepanjang perdagangan sesi I, indeks komposit bergerak pada rentang 6.448,26 sampai 6.490,65. Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar atau market cap menembus angka Rp11.392 triliun. Tercatat 413 saham melaju naik, 235 saham terkoreksi, serta 315 saham bergerak stagnan.

Di deretan saham Top Gainers, saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) dari kelompok Jhonlin Group milik Haji Isam melonjak 24,88% ke harga Rp2.510. Lalu dilanjutkan saham PT Yanaprima Hastapersada Tbk. (YPAS) yang naik 24,58% menuju level Rp1.495.

Selanjutnya, saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) melesat 23,08% ke harga Rp288. Apresiasi juga dialami saham PT Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE) yang terangkat 22,91% ke posisi Rp1.690. Kemudian, saham PT Griptha Putra Persada Tbk. (GRPH) menguat 21,88% ke level Rp78.

Adapun pada jajaran Top Losers, saham PT Transcoal Pacific Tbk. (TCPI) merosot 15% ke level Rp3.060. Sedangkan saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk. (BAIK) terkoreksi 14,87% menuju posisi Rp332.

Di posisi berikutnya ada PT Graha Prima Mentari Tbk. (GRPM) yang melemah 9,74% ke harga Rp176. Saham PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk. (BTEK) turut masuk jajaran top losers usai melemah 9,09% menuju level Rp10. Menutup posisi 5 besar, saham PT Calculus Global Ventures Tbk. (STAR) meluncur 9,05% ke harga Rp422.

Sebelumnya, Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menyebutkan IHSG masih berada pada jalur bullish jangka pendek serta bertengger di atas rata-rata pergerakan 20 hari (MA20), sehingga peluang menguji level resistance 6.455 tetap terbuka.

“Secara teknikal, IHSG masih berada dalam short-term bullish structure dan bertahan di atas MA20, sehingga peluang menguji 6.455 masih terbuka,” pungkasi Reza dalam risetnya, Selasa (18/8/2026).

Pada penutupan perdagangan hari sebelumnya, IHSG berakhir melesat 1,59% ke posisi 6.401,89. Penguatan ini didorong sentimen positif atas penyampaian pidato Presiden Prabowo Subianto mengenai RAPBN 2027.

Terkini