Apakah Pakai 2 Masker Lebih Efektif Menangkal Paparan Abu Vulkanik

Selasa, 08 September 2026 | 04:46:32 WIB
Ilustrasi Memakai Masker.

JAKARTA - Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau memaksa masyarakat kembali mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna melindungi saluran pernapasan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk mengenakan masker N95, atau setidaknya masker jenis apa pun yang dapat menutup hidung dan mulut dalam kondisi darurat.

Terkait efektivitas penggunaan dua masker sekaligus, dokter spesialis paru Agus Dwi Susanto memberikan tanggapannya mengenai langkah perlindungan ganda tersebut.

"Di-double boleh. Tapi memang di dalam literatur-literatur itu belum ada studi menunjukkan kalau di-double bisa memfiltrasi berapa persen," ujar Agus seperti dilaporkan detikHealth.

Meskipun demikian, penggunaan masker N95 sangat dianjurkan karena memiliki kemampuan menyaring hingga 95 persen partikel halus yang melayang di udara.

Daya filtrasi tersebut jauh lebih unggul dibandingkan masker bedah biasa yang hanya mampu menyaring sekitar 50 sampai 60 persen partikel abu.

Sementara itu, masker kain berada pada porsi tingkat penyaringan paling rendah karena hanya mampu menahan sekitar 10 persen partikel halus.

"Kecil sekali, bahkan dikatakan hampir sama seperti orang nggak pakai masker karena masker kain tidak di-setting untuk memfiltrasi terhadap partikulat halus," katanya.

Bagi masyarakat yang memilih perlindungan ganda, Agus menyarankan untuk menggunakan kombinasi dua masker bedah secara bersamaan.

"Anda lebih baik masker bedah di-double dua saja itu lebih bagus, karena sudah jelas satu masker 50 persen. Kalau dua masker mungkin naik," kata Agus.

Ia juga mengingatkan agar masker selalu diganti secara berkala setiap 6 hingga 8 jam sekali karena kelembapan dari uap air pernapasan dapat menurunkan efektivitasnya.

Terkini