Waspadai Gejala Iritasi Pernapasan pada Anak akibat Abu Vulkanik

Selasa, 08 September 2026 | 04:54:31 WIB
Ilustrasi Iritasi Pernapasan.

JAKARTA - Paparan abu vulkanik tidak hanya membuat udara terlihat keruh, tetapi partikel halus yang terhirup juga dapat mengganggu saluran pernapasan, terutama pada anak-anak.

Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Wahyuni Indawati menjelaskan bahwa material abu vulkanik memicu iritasi saluran pernapasan.

"Gejala yang paling umum adalah iritasi saluran napas yang menyebabkan bersin, batuk, pilek, hingga sesak napas. Pada anak dengan riwayat asma, alergi, atau penyakit paru kronis, paparan ini dapat memicu serangan akut atau eksaserbasi yang berbahaya," kata Wahyuni dalam pernyataannya, Senin (7/9).

Anak-anak yang memiliki riwayat penyakit paru kronis, asma, atau alergi memiliki risiko lebih besar mengalami pemburukan kondisi akibat paparan pecahan batuan serta mineral halus tersebut.

Orang tua diminta mewaspadai tanda gangguan pernapasan yang berbahaya dan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila muncul gejala darurat.

"Kami mengingatkan orang tua untuk tidak menganggap remeh gejala yang muncul. Jika anak mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan pernapasan seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, atau saturasi oksigen di bawah 94 persen, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat," kata Wahyuni dalam pernyataannya.

Guna mengurangi dampak paparan abu, IDAI menyarankan agar anak tetap berada di dalam rumah dengan pintu serta jendela yang tertutup rapat.

Penggunaan AC disarankan menggunakan mode recirculation, sementara penggunaan kipas angin sebaiknya dihindari agar partikel abu di lantai tidak kembali beterbangan.

Saat membersihkan ruangan, orang tua dianjurkan menggunakan kain atau lap basah agar debu vulkanik tidak berhamburan ke udara.

Jika anak terpaksa beraktivitas di luar rumah, pastikan untuk memakaikan masker yang pas, pelindung mata, serta pakaian tertutup guna meminimalkan kontak langsung.

Orang tua dari anak penderita asma juga diimbau selalu menyiapkan obat rutin, menghindari asap rokok, serta memastikan asupan nutrisi dan cairan anak terpenuhi dengan baik.

Terkini