Hadapi Tren EV Selamat Sempurna Perbesar Eksposur Segmen Heavy Duty

Rabu, 09 September 2026 | 01:00:33 WIB
PT Selamat Sempurna Tbk.

JAKARTA — Emiten produsen komponen otomotif, PT Selamat Sempurna Tbk. (SMSM) menerapkan langkah strategis khusus untuk menghadapi penetrasi electric vehicle (EV) di Indonesia, yaitu dengan memperbesar proporsi pada segmen heavy duty.

Wakil Direktur Utama Selamat Sempurna Ang Andri Pribadi menjelaskan bahwa mayoritas penjualan SMSM saat ini didominasi oleh lini heavy duty. Sementara itu, kontribusi dari segmen otomotif tradisional kini hanya mencakup sepertiga dari total penjualan perseroan.

”Kami memang sekarang lebih fokus ke heavy duty atau commercial vehicle. Ini juga bagian dari strategi perseroan dalam rangka menghadapi electric vehicle,” katanya dalam Public Expose Live 2026, Rabu (9/9/2026).

Dengan arah kebijakan ini, prioritas Selamat Sempurna telah bertransisi dari internal combustion engine (ICE) menuju penyediaan suku cadang heavy duty serta commercial vehicle. Lini bisnis heavy duty ini juga dinilai mampu menghasilkan margin keutungan yang lebih menguntungkan.

Di samping itu, Andri menerangkan bahwa SMSM sejatinya telah memproduksi filter khusus kendaraan listrik. Namun, belum masifnya tingkat adopsi EV di tanah air membuat porsi penjualan dari lini tersebut masih tergolong rendah.

”Untuk mengantisipasi EV, kami juga memproduksi filter HVAC, sehingga dengan demikian kami berharap ke depannya tidak bergantung pada ICE,” tegasnya.

Sepanjang paruh pertama tahun ini, SMSM membukukan penjualan bersih sebesar Rp2,64 triliun atau tumbuh 3,65 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

Sejalan dengan peningkatan tersebut, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami kenaikan 3,81 persen YoY menjadi Rp551 miliar.

Sektor filter masih menjadi penopang utama penjualan SMSM dengan capaian nilai mencapai Rp1,87 triliun. Walau demikian, segmen filter ini mencatatkan penyusutan sebesar 1,88 persen YoY.

Di sisi lain, lonjakan penjualan tertinggi diraih oleh bisnis karoseri yang melonjak 20,18 persen YoY dengan nilai Rp92 miliar. Adapun untuk lini produk radiator, perseroan membukukan performa penjualan senilai Rp306 miliar.

”Kami berharap dengan memperluas pasar HVAC ini dapat mengantisipasi berkembangnya active vehicle di kemudian hari,” tegasnya.

Terkini