Kandungan Nutrien Biji Chia serta Manfaatnya bagi Tubuh

Rabu, 09 September 2026 | 05:48:32 WIB
Ilustrasi Biji Chia.

JAKARTA - Biji chia, yang sudah dikonsumsi masyarakat Maya dan Aztec di Amerika Tengah sejak ribuan tahun lalu, menyimpan aneka gizi yang berguna bagi tubuh.

Merujuk laporan Real Simple pada Selasa (8/9), ahli gizi terdaftar Carrie Gabriel menjelaskan bahwa takaran dua sendok makan biji chia memuat kisaran 130 kalori, 10 gram serat, lima gram protein, serta sembilan gram lemak.

Pembuat konten The Homecooking Dietitian tersebut melengkapi, biji chia pun dibekali nutrisi mikro seperti zat besi kalsium, magnesium, hingga bermacam antioksidan.

Kandungan serat maupun lemak di dalam biji chia membawa faedah untuk menjaga kesehatan organ jantung.

"Lemak yang terkandung di dalamnya sebagian besar adalah asam alfa-linolenat, yaitu asam lemak omega-3 nabati yang mendukung kesehatan jantung dengan cara mengatur kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan mengendalikan peradangan," kata Gabriel.

Unsur asam alfa-linolenat turut menunjang fungsi otak agar semakin optimal, senada dengan beberapa zat gizi lain pada biji chia.

"Terkait kesehatan otak, biji chia menyediakan antioksidan pelindung untuk mengurangi stres oksidatif, serta magnesium yang berperan dalam sinyal saraf untuk mengontrol detak jantung dan pernapasan kami," kata Gabriel.

Di samping itu, serat larut pada biji chia bekerja mengikat kolesterol di area pencernaan, lalu membantu membuangnya dari tubuh ketimbang terserap ke pembuluh darah yang memicu lonjakan kolesterol.

Pakar diet terdaftar dari JTA Wellness Kat Garcia-Benson memaparkan bahwa serat biji chia bakal membentuk tekstur gel saat terkena cairan, sehingga ampuh mengikat air di saluran cerna, menambah kepadatan feses, dan melancarkan buang air besar.

Asupan serat ini sekaligus menjadi nutrisi bagi bakteri baik di usus, membantu ekosistem mikrobioma tumbuh subur demi mendukung kebugaran tubuh secara menyeluruh.

Biji kecil ini sangat fleksibel diolah menjadi beraneka olahan kuliner, mulai dari campuran minuman segar sampai hidangan puding manis.

"Biji chia tidak selalu harus direndam terlebih dahulu, namun, saya tidak menyarankan untuk menelan sesendok biji chia kering begitu saja lalu meminum air karena biji tersebut cepat mengembang. Orang yang kesulitan menelan harus lebih berhati-hati," kata Garcia-Benson.

Untuk konsumsi harian, Garcia-Benson gemar mencampur biji chia ke dalam air putih, smoothie, olahan yogurt, matcha, atau sajian oatmeal saat sore hari.

Sementara itu, Gabriel lebih menyukai kreasi puding chia dengan merendam dua sampai tiga sendok makan biji chia dalam segelas susu semalaman, lalu memberi taburan buah beri, sirup, dan bubuk cokelat keesokan harinya.

Terkini