Sarjito Siap Bawa Bursa Mineral Indonesia Memengaruhi Harga Global

Sarjito Siap Bawa Bursa Mineral Indonesia Memengaruhi Harga Global
Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito

JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sarjito mendorong BMKS Indonesia agar mampu memperkuat perannya dalam penetapan harga mineral serta komoditas di ranah internasional.

Menurut pandangan Sarjito, Indonesia yang berstatus sebagai salah satu produsen mineral dan komoditas terbesar di dunia sepatutnya tidak terus-menerus mengekor pada mekanisme penentuan harga di negara lain.

“Kami tahu bahwa kami salah satu penghasil Bursa terbesar di dunia, terutama nikel dan juga yang lain, dan juga komoditas strategis yang cukup banyak, tetapi pricing-nya kami tidak bisa tentukan,” ujar Sarjito diwawancarai seusai mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung (MA) Jakarta, Rabu.

Sarjito memaparkan bahwa hingga kini Indonesia masih kerap mengekor acuan harga mineral dan komoditas yang ditetapkan oleh pasar luar negeri.

Oleh sebab itu, pihaknya menargetkan BMKS Indonesia sanggup bertransformasi dari posisi price taker menjadi price influencer yang mampu memengaruhi pergerakan harga.

Ia optimistis dalam jangka panjang BMKS Indonesia dapat bertransformasi menjadi acuan utama harga mineral dan komoditas di tingkat dunia.

“Paling tidak, untuk awal, tidak lagi menjadi price taker, tapi bisa menjadi price influencer, dan menjadi bursa kami reference,” kata Sarjito.

Lebih jauh lagi, instansinya membidik posisi agar Indonesia pada akhirnya sanggup menjadi price maker atau penentu acuan utama dalam penetapan harga komoditas strategis.

“Dan at the end, kami tentu harus sanggup dan mampu, confident untuk menjadi price-maker,” ujar Sarjito.

Sarjito menilai penguatan fungsi bursa komoditas ini selaras dengan mandat Pasal 33 Ayat 3 Undang-Undang Dasar 1945 terkait penguasaan negara atas sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat.

“Oleh karena itu, dengan ditunjukkan saya atas amanah yang sangat bagus buat seluruh rakyat Indonesia dan bangsa Indonesia ini, akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Tolong nanti teman-teman wartawan membantu. Anda boleh mengkritisi, tetapi harus membangun. Kami bersama-sama kawal bersama tujuan mulia ini,” ujar Sarjito.

Pada hari ini, Sarjito resmi mengemban tugas sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK untuk masa jabatan 2026–2031.

Kepastian tersebut ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung Sunarto di Jakarta pada Rabu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index