Pacu Emas dan Nikel Antam Siapkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2026

Kamis, 10 September 2026 | 02:25:32 WIB
Ilustrasi Emas Antam.

JAKARTA - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) atau Antam mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp6 triliun untuk tahun 2026.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam Arini Kasmira menyampaikan bahwa kebutuhan capex perseroan pada 2026 difokuskan pada pengembangan rantai pasok kendaraan listrik (electric vehicle/EV) serta komoditas emas.

Kedua lini bisnis tersebut merupakan kontributor utama dalam mendorong pertumbuhan laba bersih perseroan.

“Kami sangat melihat penting capital allocation kami sebagai disiplin utama kami dalam menjaga dan memastikan pertumbuhan dari perusahaan,” ucap Arini, Kamis (10/9/2026).

Arini menegaskan bahwa perseroan berpegang pada prinsip pengalokasian modal ke proyek-proyek yang memiliki fundamental ekonomi kuat dan sehat, sembari menjaga kesehatan neraca keuangan serta fleksibilitas bisnis.

Perseroan bakal terus menjaga kualitas pertumbuhan melalui optimalisasi kekuatan portofolio komoditas dan eksekusi ekspansi bisnis secara terukur.

"Ke depan, Antam akan terus mengoptimalkan portofolio emas, nikel, dan bauksit serta mengembangkan hilirisasi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang,” ujar Arini.

Pada paruh pertama tahun 2026, Antam membukukan volume penjualan emas mencapai sekitar 18,1 ton, yang menyumbang pendapatan sebesar Rp50,39 triliun.

Sementara itu pada komoditas nikel, perseroan mencatatkan volume produksi bijih nikel sebesar 7,78 juta wet metric ton (wmt).

Adapun volume penjualan bijih nikel Antam mencapai 6,77 juta wmt pada periode yang sama.

Seluruh penyaluran penjualan bijih nikel tersebut dialokasikan penuh untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Terkini