TRENENERGI.COM — Samsung Galaxy Watch9 hadir sebagai smartwatch harian dengan prosesor Snapdragon Wear Elite dan kapasitas baterai yang lebih besar dari generasi sebelumnya. Meski begitu, daya tahannya tidak berubah — tetap sekitar 25 jam dalam pengujian nyata. Jam ini tersedia mulai USD 80 dan menjadi pilihan masuk akal bagi pengguna yang sudah terikat ekosistem Samsung.
Samsung Galaxy Watch9 diluncurkan bersamaan dengan Galaxy Watch Ultra2, versi smartwatch tahan banting untuk aktivitas luar ruang. Watch9 sendiri diposisikan sebagai opsi sehari-hari, tersedia dalam ukuran 40 mm warna cream dan graphite, serta 44 mm warna graphite dan silver. Harga mulai USD 80.
Dibanding Galaxy Watch8, pembaruan yang dibawa terbilang moderat. Ada prosesor lebih cepat, kapasitas baterai sedikit lebih besar, dan tambahan sejumlah metrik kesehatan. Setelah dua pekan menguji model 40 mm, kesimpulannya: belum perlu upgrade dari Watch8. Tapi kalau masih memakai Galaxy Watch seri lama atau sudah berinvestasi di ekosistem Samsung, Watch9 jadi pilihan paling masuk akal.
Prosesor Baru, Performa Lebih Lancar
Pembaruan perangkat keras utama ada di sektor chipset. Watch9 kini memakai platform Qualcomm Snapdragon Wear Elite yang diklaim meningkatkan performa CPU dan GPU sekaligus efisiensi daya. Dalam pengujian, jam merespons mulus saat menggulir menu, membuka aplikasi, dan menutup notifikasi.
Wear OS 7 menambah widget yang lebih bisa dikustomisasi dan live updates dari aplikasi yang kompatibel. Fitur baru yang cukup menarik: raise-to-talk untuk Gemini. Angkat pergelangan ke arah mulut, dan Anda bisa langsung bicara dengan asisten AI Google. Pixel Watch sudah punya fitur ini dua generasi, jadi Samsung akhirnya mengejar.
Baterai Lebih Besar, Daya Tahan Tidak Berubah
Kapasitas baterai naik tipis. Model 40 mm kini mengusung sel 390 mAh (sebelumnya 325 mAh), sedangkan model 44 mm dapat 445 mAh (dari 435 mAh). Sayangnya, kenaikan itu tidak berbanding lurus dengan daya tahan.
Samsung masih mengestimasi hingga 30 jam pemakaian. Dalam pengujian dengan Always-On Display aktif, rata-rata hanya sekitar 25 jam. Cukup untuk sehari semalam, tapi belum sampai bikin Anda lupa soal charger.
Pengisian penuh juga memakan waktu sekitar 100 menit. Ini jauh lebih lama dibanding Pixel Watch 5 yang hanya butuh 45 menit untuk terisi penuh.
Deretan Metrik Kesehatan yang Makin Panjang
Watch9 membawa perluasan suite metrik wellness. Sayangnya, tidak semua berguna. Sebagian pengguna kemungkinan besar tidak akan pernah menyentuh angka-angka yang ditampilkan. Fitur pelacakan kesehatan tetap solid, tapi penambahan metrik terasa seperti menumpuk angka demi terlihat canggih.
Bagi yang memang aktif memantau kondisi tubuh, data yang disajikan cukup lengkap. Tapi bagi pengguna kasual, tampilan yang penuh angka justru bisa membingungkan.
Verdict: Pilihan Aman di Ekosistem Samsung
Galaxy Watch9 bukan lompatan besar. Ini pembaruan evolusioner yang memperbaiki beberapa hal tanpa mengubah banyak. Baterai lebih besar, prosesor lebih kencang, dan integrasi Gemini jadi nilai tambah.
Kalau Anda pengguna Galaxy Watch8, tidak ada alasan mendesak untuk pindah. Tapi kalau baru mau masuk ke dunia smartwatch Samsung, Watch9 adalah titik masuk yang matang.