Eka Sastra Resmi Ditunjuk jadi Direktur Utama Baru Red Planet PSKT

Eka Sastra Resmi Ditunjuk jadi Direktur Utama Baru Red Planet PSKT
PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT).

JAKARTA — PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT) menuntaskan langkah perombakan total pada struktur kepengurusan jajaran direksi lewat agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025.

Dalam perhelatan resmi yang dilangsungkan pada Jumat (19/6/2026) tersebut, para pemegang saham memberikan restu atas pengangkatan Eka Sastra sebagai Direktur Utama yang baru demi menggantikan posisi Suwito.

Bukan cuma menggeser pucuk pimpinan di lini manajemen eksekutif, forum tertinggi perseroan tersebut turut menyepakati pergantian formasi keanggotaan dewan komisaris perusahaan.

Albertus Indra Sasmita kini resmi ditetapkan untuk memegang tongkat kepemimpinan sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen guna menggantikan tempat Dinno Indiano.

Meskipun posisinya tergeser dari kursi ketua, Dinno Indiano dilaporkan masih dipertahankan untuk tetap mengabdi di dalam jajaran dewan komisaris perseroan.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang diserahkan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), seluruh poin bahasan RUPST sukses mengantongi persetujuan mutlak dari pemegang saham.

Rapat krusial ini tercatat dihadiri oleh perwakilan pemilik 8,5 miliar lembar saham, atau mencerminkan porsi kuorum setara 82,15 persen dari total hak suara sah.

Di luar penataan struktur manajemen, forum RUPST juga mensahkan laporan keuangan tahun buku 2025, menetapkan Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2026, serta menyepakati nilai remunerasi pengurus.

Pasca-terbitnya keputusan ini, susunan resmi keanggotaan Direksi PSKT kini ditempati oleh Eka Sastra sebagai Direktur Utama, didampingi oleh Shinta Trisna Sutrisno dan Dwi Wirawan selaku Direktur.

Seluruh jajaran nama pengurus eksekutif tersebut merupakan figur-figur baru yang belum pernah mengisi jajaran direksi perseroan pada periode kepengurusan sebelumnya.

Pada masa jabatan yang lalu, posisi Direktur Utama dikendalikan oleh Suwito, sementara untuk posisi direktur operasional dipegang oleh Astini Bernawati Oudang.

Sementara untuk susunan Dewan Komisaris PSKT diisi oleh Albertus Indra Sasmita sebagai Komisaris Utama dan Independen, serta Dinno Indiano, Andre Rasjid Prabu Mangkuningrat, Praba Diwangkara Caraka Putra Soma, dan Cindy Budijono sebagai Komisaris.

Pada aspek operasional bisnis, Red Planet Indonesia yang mengusung merek komersial Monoloog Hotel mengoperasikan jaringan penginapan bujet dengan kapasitas total 1.051 kamar hingga akhir 2025.

Emiten perhotelan ini tercatat menguasai properti aktif di tujuh kota besar, meliputi wilayah Jakarta, Pekanbaru, Palembang, Bekasi, Solo, Surabaya, hingga Makassar.

Menilik berkas laporan tahunan 2025, tiga unit hotel dengan pencapaian tingkat okupansi tertinggi diraih oleh Monoloog Palembang dengan porsi keterisian kamar mencapai 73,13 persen.

Prestasi tingkat keterisian kamar tertinggi berikutnya diikuti oleh Monoloog Jakarta-Pasar Baru yang menyentuh angka 63,18 persen, serta Monoloog Solo yang mengantongi tingkat okupansi sebesar 55,31 persen.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index